Rabu, 24 April 2019 05:42

TB Care Desak Pemkot Mojokerto Terbitkan Perda TBC

Senin, 15 April 2019 22:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
TB Care Desak Pemkot Mojokerto Terbitkan Perda TBC
Para pengurus TB care Aisyiyah usai bertatap muka dengan anggota DPRD Kota Mojokerto. Membahas soal peningkatan jumlah penderita TBC. Foto: YUDI/BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Desakan penerbitan regulasi Tubercolosis (TBC) di Kota Mojokerto menguat. Ini menyusul melejitnya penderita penyakit akibat virus mematikan tersebut.

Desakan penerbitan aturan daerah tersebut salah satunya disampaikan organisasi masyarakat TB Care Aisyiyah. Organisasi di Kota Mojokerto mendorong Pemkot Mojokerto agar segera menerbitkan regulasi penanggulangan TBC dalam bentuk peraturan Walikota (perwali). Regulasi ini dianggap sangat penting mengingat penyebaran TBC dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir cukup tinggi dan sudah merambah pada anak-anak.

Data TB care menyebut jumlah warga Kota Mojokerto yang terdeteksi terkena TBC mencapai 391 orang, 75 di antaranya adalah anak-anak. Menurut Tatik Lutfiati, Kepala SSR TB-HIV Aisyiyah Kota Mojokerto, pihaknya akan selalu mendorong pemda untuk menerbitkan regulasi penanggulangan TBC.

“Kita sudah rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan bersama CSO dan Ormas terkait kebijakan penanggulangan TBC. Insya Allah bulan ini, regulasinya akan mulai diajukan oleh Dinkes,” ungkap Tatik, Senin (15/4).

Tatik juga mengungkapkan, ada beberapa poin penting yang diusulkan agar masuk dalam perwali tersebut, diantaranya mengatasi masalah kawasan kumuh, program gentengisasi, sanksi bagi suspect TBC yang tidak mau diperiksa juga penguatan bagi tenaga pendamping minum obat (PMO).

Di sisi lain, dr Esti Hermawati, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Mojokerto mengatakan, penanggulangan TBC di Kota Mojokerto memang menjadi atensi pemda, dalam hal ini Dinas Kesehatan.

“Kita sudah menggelar screening TBC di kalangan ASN, sekolah, pondok pesantren dan beberapa tempat yang kawasan endemik,” ungkapnya.

Terkait rencana penerbitan regulasi TBC di Kota Mojokerto, kata dr Esti, dalam bulan April ini draft Peraturan Walikota (Perwali) penanggulangan TBC akan diusulkan. “Bulan ini akan kita usulkan draftnya, kemudian akan dilakukan pembahasan lebih lanjut,” pungkasnya. (yep/ian) 

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...