Rabu, 22 Mei 2019 17:00

Harga Kacang Kapri Terus Melambung di Pacitan

Senin, 08 April 2019 18:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Harga Kacang Kapri Terus Melambung di Pacitan
Heru, salah seorang pedagang sayuran di pasar Minulyo Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Harga sejumlah sayuran di Pacitan menunjukkan tren kenaikan. Setelah bawang merah dan bawang putih, kali ini harga kacang kapri sudah tembus di kisaran Rp 70 ribu per kilogram (kg). Hal itu seperti disampaikan Heru, salah seorang pedagang sayuran di pasar tradisional Minulyo Pacitan, Senin (8/4).

Menurut Heru, kacang kapri yang dulunya dijual tak lebih dari Rp 20 ribu setiap kg, sekarang ini naik hingga Rp 70 ribu per kg. "Kacang kapri memang lagi meroket harganya. Kisaran jual di antara Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kg," ujarnya.

Untuk bawang merah, rata-rata tak lebih dari Rp 36 ribu per kg. Sedangkan bawang putih hanya di kisaran Rp 32 ribu sampai Rp 36 ribu per kg. "Kalau bawang putih cutting memang sampai Rp 50 ribu. Namun barangnya langka," jelas Heru.

Namun, kenaikan harga sayuran kali ini tak menyasar untuk semua jenis cabe. "Kalau harga cabe justru turun dan stabil. Paling mahal hanya Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kg," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Joni Maryono menilai, kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran tersebut belum memengaruhi inflasi. Sebab kenaikan itu tidak lah berlangsung secara terus menerus. "Inflasi masih stabil. Kenaikan harga itu dipengaruhi faktor musim. Sehingga tak berlangsung secara terus menerus," ujarnya saat dikonfirmasi dua hari lalu.

Sebagaimana diketahui, kenaikan harga akan memengaruhi inflasi ketika berlangsung secara terus menerus. Kendati ada dampak inflasi, namun belum masuk ketegori sedang, berat, ataupun hiperinflasi, lantaran kenaikan harga hanya bertengger di kisaran 10 persen hingga 30 persen dalam setahun. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...