Rabu, 22 Mei 2019 18:43

Pasien Leptospirosis di Pacitan Diperbolehkan Pulang oleh RSUD, Meski Lambung Masih Sakit dan Muntah

Senin, 08 April 2019 16:33 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Pasien Leptospirosis di Pacitan Diperbolehkan Pulang oleh RSUD, Meski Lambung Masih Sakit dan Muntah
Suharno, anak Sarinem yang menderita leptospirosis saat ditemui wartawan. foto: YUNIARDI S/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Pasien leptospirosis atas nama Sarinem warga Dusun Sumberejo Desa Ngile Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan, sudah diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD. Berdasarakan keterangan dari Suharno, anak dari Sarinem, ibunya diperbolehkan pulang lantaran kondisinya sudah membaik.

Namun menurut Suharno, kondisi ibunya belum sepenuhnya pulih. Sehingga pihak keluarga akhirnya berinisiatif melanjutkan rawat inap di sebuah klinik swasta di Pacitan.

"Pihak rumah sakit menyatakan kalau ibu saya (Sarinem, Red) sudah membaik. Kondisi ginjal dan liver sudah tidak ada masalah, dan diperbolehkan pulang. Tapi keadaan lambungnya masih sakit dan sering muntah-muntah. Karena takut ada sesuatu, kami berinisiatif melakukan rawat inap di salah satu klinik swasta," ujar Suharno, Senin (8/4), seraya menjelaskan bahwa ibunya sebelumnya menjalani rawat inap di RSUD menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Suharno mengaku saat ini hanya bisa pasrah. Ia mengatakan tak berani membantah lantaran RSUD sudah menyatakan sembuh dan boleh dibawa pulang. "Kalau saya ngeyel, nanti takutnya berimbas pada pelayanan dan pengobatan. Sebab kami ini kan orang awam, nggak tahu soal medis dan pengobatan. Akhirnya ya kami bawa keluar dari rumah sakit, dan pindah ke klinik swasta," tuturnya.

Selain Sarinem, juga masih ada dua pasien dari Tulakan yang juga menderita leptospirosis. Akan tetapi, keduanya saat ini masih menjalani rawat inap di RSUD. "Masih ada dua pasien lain yang saat ini belum pulang," cerita Suharno kepada wartawan.

Terkait hal ini, Wawan Kasiyanto, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Pacitan mengimbau agar Sarinem menjalani perawatan di Puskesmas dengan memanfaatkan fasilitas KIS. "Sebaiknya ke puskesmas saja. Nanti kalau dirasa masih perlu penanganan, kan bisa dirujuk kembali ke RSUD. Kalau di klinik swasta tetap bayar, nggak berlaku kepesertaan KIS," ujarnya di tempat terpisah.

Wawan juga mengakui, kalau Dinkes tidak bisa mengintervensi RSUD. Sebab organisasi RSUD terpisah dengan Dinkes. "Kalau di puskesmas kami masih ada jalur secara hierarki. Tapi kalau RSUD memang tidak bisa intervensi," tandasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...