Rabu, 24 Juli 2019 01:41

11 Hari, Polresta Sidoarjo Gulung 11 Tersangka Narkoba

Selasa, 02 April 2019 12:58 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Catur Andy
11 Hari, Polresta Sidoarjo Gulung 11 Tersangka Narkoba
Para tersangka beserta barang bukti saat dirilis di halaman Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan sebanyak 11 tersangka dari 11 kasus pengedar narkotika jenis sabu dan pil dobel LL. Para tersangka itu merupakan hasil tangkapan selama 11 hari di bulan Maret 2019, terhitung sejak tanggal 19 sampai 31 Maret, di wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

11 tersangka dari 11 kasus itu, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 6,28 gram, 11 buah handphone, 300.000 butir pil LL dan uang tunai sebanyak Rp 150 ribu. "11 tersangka dari 11 kasus ini berhasil kami ungkap selama dua pekan," cetus Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Selasa (2/4/2019).

Khusus barang bukti sebanyak 300.000 butir pil dobel L, pihaknya mengamankan satu tersangka yang merupakan hasil dari pengembangan. Yaitu Arka Hendra Saputra (22) warga Berbek, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Pemuda yang ngekos di kawasan Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo tersebut berhasil diringkus saat hendak mengambil barang ranjauan (300.000 butir pil LL) di daerah Sedati. "Kami buntuti, setelah tersangka mengambil barang, langsung kami sergap," imbuh Kasanarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto.

Seketika itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan termasuk di tempat kos tersangka. Hasilnya, petugas juga menemukan satu poket sabu. "Kalau yang pelaku pertama kan tertangkap membawa sabu, kemudian kita geledah di kos ada ratusan butir pil LL, ini sebaliknya," terangnya.

Barang bukti dan tersangka langsung digelandang ke Mapolresta Sidoarjo untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. "Pelaku ini tidak saling kenal, tapi kami yakin kalau satu komplotan karena kemasannya sama," terangnya.

Sasaran edar, lanjut Sugeng, barang haram ini dijual kepada pelajar, remaja yang berusia produktif 17 sampai 24 tahun. "Istilahnya itu tik, jadi satu tik yang berisi 10 butir, dijual seharga Rp 20 ribu," bebernya.

Peredaran narkoba ini terus menjadi atensi pihak kepolisian. Oleh karenanya, sekecil apapun barang bukti yang didapat, akan dilakukan pengembangan sampai ke akar-akarnya. "Doakan semoga kami bisa menangkap para bandar-bandarnya," pungkas Sugeng. (cat/ns)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...