Kamis, 28 Mei 2020 22:05

11 Hari, Polresta Sidoarjo Gulung 11 Tersangka Narkoba

Selasa, 02 April 2019 12:58 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Catur Andy
11 Hari, Polresta Sidoarjo Gulung 11 Tersangka Narkoba
Para tersangka beserta barang bukti saat dirilis di halaman Mapolresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satreskoba Polresta Sidoarjo berhasil mengamankan sebanyak 11 tersangka dari 11 kasus pengedar narkotika jenis sabu dan pil dobel LL. Para tersangka itu merupakan hasil tangkapan selama 11 hari di bulan Maret 2019, terhitung sejak tanggal 19 sampai 31 Maret, di wilayah Kabupaten Sidoarjo. 

11 tersangka dari 11 kasus itu, polisi berhasil mengamankan sabu-sabu seberat 6,28 gram, 11 buah handphone, 300.000 butir pil LL dan uang tunai sebanyak Rp 150 ribu. "11 tersangka dari 11 kasus ini berhasil kami ungkap selama dua pekan," cetus Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, Selasa (2/4/2019).

Khusus barang bukti sebanyak 300.000 butir pil dobel L, pihaknya mengamankan satu tersangka yang merupakan hasil dari pengembangan. Yaitu Arka Hendra Saputra (22) warga Berbek, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Pemuda yang ngekos di kawasan Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo tersebut berhasil diringkus saat hendak mengambil barang ranjauan (300.000 butir pil LL) di daerah Sedati. "Kami buntuti, setelah tersangka mengambil barang, langsung kami sergap," imbuh Kasanarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto.

Seketika itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan termasuk di tempat kos tersangka. Hasilnya, petugas juga menemukan satu poket sabu. "Kalau yang pelaku pertama kan tertangkap membawa sabu, kemudian kita geledah di kos ada ratusan butir pil LL, ini sebaliknya," terangnya.

Barang bukti dan tersangka langsung digelandang ke Mapolresta Sidoarjo untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. "Pelaku ini tidak saling kenal, tapi kami yakin kalau satu komplotan karena kemasannya sama," terangnya.

Sasaran edar, lanjut Sugeng, barang haram ini dijual kepada pelajar, remaja yang berusia produktif 17 sampai 24 tahun. "Istilahnya itu tik, jadi satu tik yang berisi 10 butir, dijual seharga Rp 20 ribu," bebernya.

Peredaran narkoba ini terus menjadi atensi pihak kepolisian. Oleh karenanya, sekecil apapun barang bukti yang didapat, akan dilakukan pengembangan sampai ke akar-akarnya. "Doakan semoga kami bisa menangkap para bandar-bandarnya," pungkas Sugeng. (cat/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...