Minggu, 20 Oktober 2019 08:43

Klub Motor MACI Ajak Masyarakat Turut Peduli dengan Konservasi Penyu di Pantai Kili Kili

Sabtu, 23 Maret 2019 23:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Klub Motor MACI Ajak Masyarakat Turut Peduli dengan Konservasi Penyu di Pantai Kili Kili
Para bikers yang tergabung dalam Klub MACI saat memunguti sampah di Pantai Kili Kili Trenggalek. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Para penggemar motor gede yang tergabung dalam MACI (Motor Antique Club Indonesia) Kabupaten Trenggalek ikut ambil bagian dalam upaya konservasi terhadap lingkungan bersama Wakil Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin. Kegiatan itu dilaksanakan di Pantai Kili Kili Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (23/3).

Ganif Tanto Adi, salah satu anggota MACI mengatakan, keikutsertaannya dalam konservasi terhadap lingkungan karena pada dasarnya sebagian besar anggota MACI juga tergabung dalam Kompi Huko (Komunitas Peduli Hutan Kota) yang memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan.

"Alasan kami turut serta dalam kegiatan konservasi ini karena sebagian besar dari kami ini adalah orang-orang Kompi Huko yang memiliki kepedulian terhadap alam dan lingkungan," ungkapnya.

Upaya pelestarian dilakukan dengan membersihkan pantai Kili Kili. Berbagai komunitas motor, termasuk MACI, turut serta memunguti sampah yang berserakan di bibir pantai. Selain bersih-bersih sampah, pihaknya juga menaruh perhatian serius terhadap konservasi penyu yang berada di pantai tersebut. Di Pantai Kili Kili memang terdapat sarang atau tempat bertelurnya para penyu. Untuk itulah, pihaknya berkomitmen untuk menjaga biota laut ini.

"Di sini ini tempat bertelurnya para penyu, untuk itu saya sangat berharap, mari kita semua menjaga kelestarian alam ini," pintanya.

Menurut Ganif, tidak semua pantai dijadikan sarang bertelur bagi biota laut seperti penyu. Untuk itu, keberadaan sarang penyu seperti di pantai Kili Kili merupakan sesuatu yang langka dan sulit ditemukan.

Ia pun meminta pada aparat penegak hukum, agar menindak tegas apabila ada pihak-pihak yang berusaha merusak ekosistem biota laut seperti penyu ini. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...