Jumat, 07 Mei 2021 22:30

Bawaslu Pacitan Temukan Jumlah Bendel Surat Suara yang Kurang dan Lebih

Senin, 18 Maret 2019 12:26 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Bawaslu Pacitan Temukan Jumlah Bendel Surat Suara yang Kurang dan Lebih
Proses sortir dan pelipatan surat suara di KPU Pacitan. (foto: Yuniardi Sutondo/BO)

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pacitan, Sulami, menemukan adanya dua bendel surat suara DPD dan Pilpres yang kurang maupun lebih dalam proses sortir dan pelipatan.

Namun, pihaknya menilai itu bukanlah masuk kategori pelanggaran maupun ada unsur kesengajaan yang dilakukan tenaga sukarelawan sortir dan lipat surat suara.

"Mungkin mak-mak juru sortir maupun lipat surat suara ada yang belum paham. Seharusnya setiap bendel berisikan 25 lembar, hasil pantauan kami hari ini ada yang berjumlah 23 dan 27. Dua bendel itu yang kami temukan masih ada kesalahan dari sisi jumlah," ujar Sulami di sela-sela kegiatan pemantauan pelipatan dan sortir surat suara di Sekretariat KPU Pacitan, Senin (18/3).

Sulami menegaskan, temuan tersebut masih pada koridor wajar dan bukanlah unsur kesengajaan. "Sebab pihak KPU masih akan melakukan cek dan ricek lagi," tegas dia.

BACA JUGA : 

Puluhan Petugas Bersenjata Jaga Ketat Penyortiran Kertas Suara di KPU Banyuwangi

Panwascam dan PPKD Pilbup Pacitan 2020 Kemungkinan Aktif Lagi pada Juni

Bawaslu Pacitan Bagaikan Puluhan Paket Sembako

Bawaslu Pacitan Hentikan Semua Kegiatan Berbasiskan Anggaran

Sementara itu, Koordinator Divisi Logistik KPU Pacitan Damhudi mengatakan, surat suara tersebut tiba pada Minggu (17/3) kemarin. Kedatangan surat suara tersebut mengalami keterlambatan dari yang dijadwalkan.

"Saat ini sudah terkirim sebanyak 480.483 lembar surat suara pilpres dan 109.571 lembar surat suara DPRD Dapil VI. Selain itu untuk DPD telah terkirim sebanyak 480.483 lembar," kata Damhudi yang juga menjabat sebagai Ketua KPU Pacitan, secara terpisah.

Damhudi menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan berapa surat suara yang rusak atau kurang. Sebab saat ini hingga Sabtu (23/3) nanti masih dalam proses sortir dan pelipatan yang melibatkan 200 lebih tenaga sukarelawan.

"Kekurangan surat suara sebagaimana informasi yang kami terima akan kembali dikirim hari ini atau besok," tuturnya.

Sementara itu untuk proses sortir sendiri, KPU menerapkan prosedur sangat ketat. Para pekerja yang melakukan pelibatan akan dilakukan proses screening/pemeriksaan sebelum masuk ke gudang tempat pelipatan dan sortir. Termasuk barang bawaan harus dititipkan di tempat yang telah ditentukan.

"Saat jam istirahat atau jam pulang, juga akan kami lakukan pemeriksaan lagi," tegas Damhudi.

Saat ditanya soal ongkos yang diterima petugas sortir, Damhudi mengungkapkan, untuk setiap lembar surat suara presiden diberikan upah senilai Rp 50, untuk surat suara DPD senilai Rp 75 per lembar, dan untuk surat suara DPR senilai Rp 100 per lembar.

"Mereka terdiri dari 40 kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 5 orang," pungkasnya. (yun/dur)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...