Rabu, 24 April 2019 05:44

Rasakan Manfaatnya, Keluarga Penderita TOF di Madiun Berharap JKN-KIS Terus Ada

Minggu, 17 Maret 2019 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Rasakan Manfaatnya, Keluarga Penderita TOF di Madiun Berharap JKN-KIS Terus Ada
Suparno bersama putrinya, Patma Supriani yang sedang memegang kartu JKN-KIS.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Suparno (51), merupakan ayah dari tiga orang anak. Anak pertamanya, Patma Supriani didiagnosa menderita penyakit Tetralogy of Fallot (TOF) karena adanya gangguan atau kelainan jantung yang disebabkan kombinasi empat penyakit jantung bawaan saat lahir.

“Dulu setelah lahir hingga usia sepuluh tahun, masih tidak kelihatan kalau anak saya menderita kelainan jantung. Tumbuh kembangnya pun normal seperti anak-anak pada umumnya, badannya juga gemuk,” ungkap Suparno membuka perbincangan saat ditemui di rumahnya di Dusun Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Anaknya diketahui menderita penyakit tersebut pada tahun 2016 silam. Saat itu anaknya dirujuk dari puskesmas ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya dan sempat menjalani rawat inap selama 21 hari. Setelah melalui pemeriksaan intensif, akhirnya dokter menyatakan bahwa Patma menderita penyakit kelainan jantung bawaan lahir. 

"Tapi karena pertimbangan medis, pihak rumah sakit tidak melakukan tindakan operasi, sehingga untuk pengobatan selanjutnya Patma harus menjalani rawat jalan secara rutin di RSUD dr. Soedono Madiun," terangnya.

Kegundahan hati tak hanya Suparno rasakan saat mengetahui putri kesayangannya divonis menderita kelainan jantung. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai penjahit itu masih harus memikirkan besarnya biaya pengobatan rutin untuk anaknya.

Setelah tahu anaknya menderita kelainan jantung dan harus menjalani pengobatan rutin setiap bulannya, yang menjadi pikiran Suparno selanjutnya saat itu adalah uang untuk biaya pengobatan karena pasti mahal sekali, apalagi ini harus secara rutin. Tetapi ternyata kekhawatiran saya tidak beralasan. 

"Alhamdulillah sejak tahun 2016 sampai sekarang saya tidak pernah mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan. Semua dijamin BPJS Kesehatan karena telah sesuai dengan prosedur. Pelayanan yang kami terima dari para petugas rumah sakit juga baik," ungkap Suparno.

Suparno yang tercatat sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran APBN (PBI-APBN) mengungkapkan bahwa dirinya beserta keluarga menaruh harapan besar terhadap kesinambungan program JKN-KIS yang memberikan manfaat.

Ia berharap JKN-KIS tetap ada supaya bisa terus memberikan jaminan kesehatan bagi keluarganya. Untuk ongkos mengantarkan anaknya ke rumah sakit saja sudah cukup memberatkan. Apalagi kalau harus berobat tanpa JKN-KIS dan membayar seluruh biaya pengobatannya dari kantong sendiri. 

"Wah saya tidak akan mampu. Tapi untunglah JKN-KIS sudah menjadi penolong saya dalam membantu pengobatan anak saya. Kekhawatiran saya jadi hilang. Saya juga minta doanya semoga Patma bisa segera sembuh,” pungkasnya. (hen/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...