Jumat, 24 Januari 2020 17:28

Rasakan Manfaatnya, Keluarga Penderita TOF di Madiun Berharap JKN-KIS Terus Ada

Minggu, 17 Maret 2019 17:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Rasakan Manfaatnya, Keluarga Penderita TOF di Madiun Berharap JKN-KIS Terus Ada
Suparno bersama putrinya, Patma Supriani yang sedang memegang kartu JKN-KIS.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Suparno (51), merupakan ayah dari tiga orang anak. Anak pertamanya, Patma Supriani didiagnosa menderita penyakit Tetralogy of Fallot (TOF) karena adanya gangguan atau kelainan jantung yang disebabkan kombinasi empat penyakit jantung bawaan saat lahir.

“Dulu setelah lahir hingga usia sepuluh tahun, masih tidak kelihatan kalau anak saya menderita kelainan jantung. Tumbuh kembangnya pun normal seperti anak-anak pada umumnya, badannya juga gemuk,” ungkap Suparno membuka perbincangan saat ditemui di rumahnya di Dusun Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Anaknya diketahui menderita penyakit tersebut pada tahun 2016 silam. Saat itu anaknya dirujuk dari puskesmas ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya dan sempat menjalani rawat inap selama 21 hari. Setelah melalui pemeriksaan intensif, akhirnya dokter menyatakan bahwa Patma menderita penyakit kelainan jantung bawaan lahir. 

"Tapi karena pertimbangan medis, pihak rumah sakit tidak melakukan tindakan operasi, sehingga untuk pengobatan selanjutnya Patma harus menjalani rawat jalan secara rutin di RSUD dr. Soedono Madiun," terangnya.

Kegundahan hati tak hanya Suparno rasakan saat mengetahui putri kesayangannya divonis menderita kelainan jantung. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai penjahit itu masih harus memikirkan besarnya biaya pengobatan rutin untuk anaknya.

Setelah tahu anaknya menderita kelainan jantung dan harus menjalani pengobatan rutin setiap bulannya, yang menjadi pikiran Suparno selanjutnya saat itu adalah uang untuk biaya pengobatan karena pasti mahal sekali, apalagi ini harus secara rutin. Tetapi ternyata kekhawatiran saya tidak beralasan. 

"Alhamdulillah sejak tahun 2016 sampai sekarang saya tidak pernah mengeluarkan uang untuk biaya pengobatan. Semua dijamin BPJS Kesehatan karena telah sesuai dengan prosedur. Pelayanan yang kami terima dari para petugas rumah sakit juga baik," ungkap Suparno.

Suparno yang tercatat sebagai peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran APBN (PBI-APBN) mengungkapkan bahwa dirinya beserta keluarga menaruh harapan besar terhadap kesinambungan program JKN-KIS yang memberikan manfaat.

Ia berharap JKN-KIS tetap ada supaya bisa terus memberikan jaminan kesehatan bagi keluarganya. Untuk ongkos mengantarkan anaknya ke rumah sakit saja sudah cukup memberatkan. Apalagi kalau harus berobat tanpa JKN-KIS dan membayar seluruh biaya pengobatannya dari kantong sendiri. 

"Wah saya tidak akan mampu. Tapi untunglah JKN-KIS sudah menjadi penolong saya dalam membantu pengobatan anak saya. Kekhawatiran saya jadi hilang. Saya juga minta doanya semoga Patma bisa segera sembuh,” pungkasnya. (hen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Kamis, 23 Januari 2020 12:22 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*80. Waqul rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waij’al lii min ladunka sulthaanan nashiiraan.Dan katakanlah (Muhammad), ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar dan ke...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...