Senin, 27 Mei 2019 11:05

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan di Sidoarjo, Temukan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa

Kamis, 14 Maret 2019 19:48 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan di Sidoarjo, Temukan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa
Barang bukti berupa snack, tawas, dan bumbu kadaluarsa yang diamankan polisi.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa yang digunakan dalam produksi makanan ringan jenis pilus yang biasa dijumpai di pasaran itu.

Sejumlah barang bukti disita dalam penggerebekan itu. Di antaranya, ratusan karung makanan ringan berbagai merk siap jual, puluhan karung bahan baku olahan, tawas, bumbu kadaluarsa, dan sejumlah mesin produksi.

Kepala Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menuturkan, penindakan ini dilakukan polisi setelah mendapat informasi terkait bermasalahnya izin usaha pabrik yang memproduksi snack tersebut.

Kemudian, saat melakukan penyelidikan di lokasi, polisi menemukan adanya penggunaan bahan berbahaya dalam produksi makanan, salah satunya tawas. Selain itu, juga ditemukan penggunaan bumbu makanan yang sudah kadaluarsa.

"Tawas itu sangat berbahaya kalau dikonsumsi," terang Ahmad Yusep di lokasi.

Lebih lanjut, Ahmad Yusep mengutarakan jika pabrik yang memiliki omzet mencapai Rp 300 juta per bulan ini sudah bisa menjual snacknya di wilayah Sidoarjo dan sekitar Jawa Timur. "Sudah beroperasi tiga tahun terakhir," urainya.

(VIDEO PENGGEREBEKAN PABRIK SNACK BERBAHAN TAWAS DI SIDOARJO KLIK DI SINI)

Selanjutnya, polisi langsung menutup pabrik dan mengamankan barang bukti yang ada di pabrik tersebut. "Untuk pemilik pabrik dan karyawan masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...