Senin, 19 Agustus 2019 18:00

Setengah Juta Rumah di Jatim Belum Teraliri Listrik

Rabu, 13 Maret 2019 22:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Setengah Juta Rumah di Jatim Belum Teraliri Listrik
Setiadjit, S.H., M.M., Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur menyebut 5,4 persen atau lebih dari 1/2 juta rumah di Jatim belum teraliri listrik. Dari jumlah tersebut 56.000 merupakan rumah tangga miskin.

Kepala Dinas ESDM, Setiajit mengatakan dari tahun ke tahun Pemprov Jatim terus berupaya membantu warga untuk mendapatkan sambungan listrik. Bahkan menurutnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah memberikan amanat agar Dinas ESDM dan stakeholder membantu masyarakat miskin untuk kebutuhan listrik agar bisa digunakan sebagai usaha mikro.

“Pada wilayah Madura akan dipasang instalasi listrik dan sambungan listrik sebanyak 107.537 rumah tangga. Diprioritaskan untuk warga miskin. Sedangkan untuk yang kepulauan, Gubernur akan memasang 1067 listrik tenaga surya hemat energi (LTSHE),” ujar Setiajit, Rabu (13/3).

Mantan kepala Dinas Tenaga Kerja Jatim ini mengatakan tahun 2018 rasio elektrifikasi sebanyak 94,64 persen. Menurutnya target untuk 2019 meningkat menjadi 96,5 persen. “Setidaknya 2-3 persen yang harus diselesaikan,” tegas mantan Penjabat Sementara Bupati Jombang itu.

Setiajit mengatakan, daerah-daerah yang banyak belum teraliri listrik adalah Kabupaten Sumenep karena banyak kepulauan, Sampang, Situbondo, Bondowoso, dan Jember. Menurutnya di daerah lain ini juga ada yang belum teraliri listrik. Hanya saja yang paling besar di rumah daerah itu.

“Biasanya selain warga kepulauan juga masyarakat yang terpencil di dalam hutan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Sugiyanto mengatakan saat ini pihaknya memasang 100.000 sambungan untuk tahun ini. Khususnya untuk warga miskin di Madura.

“Ini tanggung jawab kami sebagai anak perusahaan dari PLN dan bagian dari BUMN. Kami berkomitmen dan berkontribusi dengan membangun pembangkit listrik baru di Gresik sebesar 800 Megawatt. Targetnya 3-4 tahun lagi selesai,” jelasnya.

Sugiyanto mengatakan sebenarnya Jatim adalah produsen listrik yang mampu menyumbang pasokan listrik ke Jawa Barat dan Bali. Menurutnya, Jatim memiliki banyak Pembangkit Litrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Litrik Tenaga Air (PLTA). (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...