Jumat, 24 Mei 2019 04:58

Setengah Juta Rumah di Jatim Belum Teraliri Listrik

Rabu, 13 Maret 2019 22:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Setengah Juta Rumah di Jatim Belum Teraliri Listrik
Setiadjit, S.H., M.M., Kepala Dinas ESDM Provinsi Jatim. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur menyebut 5,4 persen atau lebih dari 1/2 juta rumah di Jatim belum teraliri listrik. Dari jumlah tersebut 56.000 merupakan rumah tangga miskin.

Kepala Dinas ESDM, Setiajit mengatakan dari tahun ke tahun Pemprov Jatim terus berupaya membantu warga untuk mendapatkan sambungan listrik. Bahkan menurutnya, Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah memberikan amanat agar Dinas ESDM dan stakeholder membantu masyarakat miskin untuk kebutuhan listrik agar bisa digunakan sebagai usaha mikro.

“Pada wilayah Madura akan dipasang instalasi listrik dan sambungan listrik sebanyak 107.537 rumah tangga. Diprioritaskan untuk warga miskin. Sedangkan untuk yang kepulauan, Gubernur akan memasang 1067 listrik tenaga surya hemat energi (LTSHE),” ujar Setiajit, Rabu (13/3).

Mantan kepala Dinas Tenaga Kerja Jatim ini mengatakan tahun 2018 rasio elektrifikasi sebanyak 94,64 persen. Menurutnya target untuk 2019 meningkat menjadi 96,5 persen. “Setidaknya 2-3 persen yang harus diselesaikan,” tegas mantan Penjabat Sementara Bupati Jombang itu.

Setiajit mengatakan, daerah-daerah yang banyak belum teraliri listrik adalah Kabupaten Sumenep karena banyak kepulauan, Sampang, Situbondo, Bondowoso, dan Jember. Menurutnya di daerah lain ini juga ada yang belum teraliri listrik. Hanya saja yang paling besar di rumah daerah itu.

“Biasanya selain warga kepulauan juga masyarakat yang terpencil di dalam hutan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Sugiyanto mengatakan saat ini pihaknya memasang 100.000 sambungan untuk tahun ini. Khususnya untuk warga miskin di Madura.

“Ini tanggung jawab kami sebagai anak perusahaan dari PLN dan bagian dari BUMN. Kami berkomitmen dan berkontribusi dengan membangun pembangkit listrik baru di Gresik sebesar 800 Megawatt. Targetnya 3-4 tahun lagi selesai,” jelasnya.

Sugiyanto mengatakan sebenarnya Jatim adalah produsen listrik yang mampu menyumbang pasokan listrik ke Jawa Barat dan Bali. Menurutnya, Jatim memiliki banyak Pembangkit Litrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Litrik Tenaga Air (PLTA). (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...