Selasa, 26 Maret 2019 18:15

Jawab Keluhan Masyarakat, Ujian SIM di Sidoarjo Kini Pakai Sistem Sensor Ultrasonik

Rabu, 13 Maret 2019 18:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Jawab Keluhan Masyarakat, Ujian SIM di Sidoarjo Kini Pakai Sistem Sensor Ultrasonik
Praktik ujian SIM di Sidaorjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Satlantas Polresta Sidoarjo mulai terapkan ujian praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) C dan A, dengan sistem sensor ultrasonik. Inovasi Sidoarjo Smart Driving Test (SSDT) ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih transparan.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar, S.I.K. mengatakan, untuk SSDT pengendara roda dua, sudah seminggu ini diberlakukan. "Untuk pengendara roda empat sudah diberlakukan sejak hari ini. Namun masih butuh penyempurnaan dalam fasilitasnya," cetusnya Rabu (13/3).

Dia menambahkan, inovasi SSDT atau sensor ultrasonik dilengkapi dengan lampu rotator. Sensor akan bekerja di saat pengendara akan melakukan praktek SIM. Jika pengendara melewati batas sensor yang ditentukan, maka secara otomatis akan memantulkan bunyi atau suara.

"Semaksimal mungkin mereka yang praktek tidak melewati garis putih. Karena secara langsung sensor ini akan menunjukkan nilai dan tertera pada sistem komputer operator yang koneksi dengan sensor di laoangan," paparnya.

Sedikitnya ada sebanyak 29 sensor ultrasonik yang terpasang di beberapa titik lokasi praktik SIM. Menurutnya, adanya sensor ultrasonik sekaligus menjawab banyaknya keluhan masyarakat terkait kepengurusan SIM, khususnya praktek pembuatan SIM.

"Jika selama ini warga beranggapan dipersulit dan sebagainya, maka alat ini cukup membantu memudahkan mereka. Jadi, mereka bisa tahu kesalahannya sendiri saat mengendarai motor,” jelasnya.

Di lokasi ujian praktek SIM terdapat beberapa model lintasan, di antaranya, lintasan lurus, lintasan zig zag, lintasan angka delapan, dan lintasan putar balik. Selain sensor ultrasonik, juga dilengkapi dengan traffic cone.

"Kemarin ada satu traffic cone yang patah, karena sempat ditabrak sama pengendara uji SIM. Nantinya, traffic cone akan kita ganti dengan model yang elastis. Sehingga tidak berpengaruh pada ketersediaan alat yang ada," pungkasnya. (cat/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...