Senin, 22 April 2019 07:56

Mengintip Geliat Pemasaran Ikan Pari di TPI Branta Pesisir Pamekasan

Kamis, 28 Februari 2019 19:33 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Erry Sugianto
Mengintip Geliat Pemasaran Ikan Pari di TPI Branta Pesisir Pamekasan
Penjual ikan pari di TPI Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ikan pari yang juga disebut ikan peh, saat ini menjadi menu masakan yang paling dicari di restoran, baik restoran kecil maupun restoran kelas atas.

Pemasaran ikan pari bukan hanya sebatas perorangan, namun ikan yang memiliki 560 spesies dan 13 famili ini sudah merambah pasar nasional dengan banyaknya restoran yang menyajikan menu ikan pari.

Penjualan ikan pari di Pamekasan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Branta Pesisir di Jalan Raya Tlanakan, Kabupaten Pamekasan merupakan penjualan terbesar berbagai macam ikan hasil tangkapan nelayan, dan juga berbagai jenis ikan pari dapat dibeli di sana.

Namun, di antara sekian banyak ikan pari yang ada, pari tanjung yang paling banyak diminati oleh para pembeli.

Menurut Agen Ikan di TPI Branta Pesisir, Moh. Yazid (40), daging Pari Tanjung memiliki cita rasa khusus. Yakni, tesktur daging berserat halus dan gurih, tak kalah nikmat dibanding daging sapi.

"Ikan jenis ini biasanya menjadi incaran pemilik rumah makan atau kedai kuliner yang ada di Pamekasan, bahkan di Surabaya," ujar Yazid saat ditemui di TPI Branta Pesisir, Jalan Raya Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (28/2/19).

Moh. Yazid menambahkan, pari tanjung sering didapat para nelayan lokal di perairan Laut Branta Pesisir bagian tengah.

Biasanya ukuran ikan pari tanjung relatif sedang, namun memiliki ketebalan daging yang cocok untuk dijadikan menu santapan di restoran atau kedai. 

Yazid mengakui, Ikan Pari Tanjung yang ia jual, kini banyak diminati pelanggan. "Pemilik rumah makan dari berbagai tempat, datang beli ikan Pari Tanjung ke saya. Ikan Pari ini bagus dijadikan menu masakan di rumah makan kelas atas, banyak yang suka," jelasnya.

Sedangkan untuk harga ikan pari bervariasi, juga tergantung besar kecilnya. Untuk yang masih utuh atau belum dipotong harganya pada kisaran Rp 17 ribu per kg.

"Tapi kalau ikan pari yang sudah dipotong-potong, khusus dagingnya saja, buat menu restoran, maka harganya sekitar Rp 25 ribu per kg," ujar Yazid sambil memilah ikan pari yang akan dipasarkan. (err/ian)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...