Jumat, 15 November 2019 17:50

Mantan Kadinkes Gresik Dituntut 6 Tahun Penjara, Ini yang Jadi Pertimbangan JPU

Kamis, 28 Februari 2019 11:06 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Mantan Kadinkes Gresik Dituntut 6 Tahun Penjara, Ini yang Jadi Pertimbangan JPU
Terdakwa dr. M. Nurul Dholam (kanan) bersama Divisi SDM & Parmas KPU Gresik Makmun saat sosialisasi pemilu di Lapas Banjarsari. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejari Gresik resmi menuntut Dholam 6 tahun penjara. Hal ini disampaikan dalam sidang lanjutan kasus korupsi dana jasa pelayanan (jaspel) Rp 2,451 miliar dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr. M. Nurul Dholam, yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (27/2).

Tim JPU Kejari Gresik yang dipimpin Kasi Pidsus Andrie Dwi Subianto mengungkapkan sejumlah pertimbangan atas tuntutan yang diajukan untuk terdakwa Dholam. 

Adapun hal yang memberatkan terdakwa, yakni karena perbuatannya bertentangan dengan program pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Selain itu, terdakwa dianggap memperkaya diri sendiri, serta menyalahgunakan wewenang sebagai Kepala Dinkes yang seharusnya menjadi panutan di masyarakat dan jajarannya.

Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa sopan dalam persidangan dan telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 500 juta dari total uang yang dikorupsi Rp 2,451 miliar.

Sikap baik terdakwa dr. Dholam ini juga terlihat saat yang bersangkutan mengikuti kegiatan sosialiasi Pemilu 2019 yang digelar Divisi SDM & Parmas KPU Gresik pada 25 Februari lalu.

Sebagai warga binaan Lapas Banjarsari Kecamatan Cerme, ia terlihat berbaur dengan warga binaan lain. Bahkan, terdakwa Dholam juga mendapatkan door prize dari KPU Gresik karena berhasil menjawab pertanyaan seputar Pemilu 2019.

"Ya,  kemarin dr. Dholam sudah ikut sosialisasi KPU," kata Divisi SDM & Parmas KPU Gresik Makmun kepada BANGSAONLINE.com. (hud/dur)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...