Selasa, 26 Maret 2019 18:10

Anak Mantan Kapolda Bengkulu Tagih Perkembangan Penyelidikan ke Polresta Sidoarjo

Rabu, 27 Februari 2019 23:18 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Anak Mantan Kapolda Bengkulu Tagih Perkembangan Penyelidikan ke Polresta Sidoarjo
Kuasa hukum korban, Abdul Malik (tengah) saat memberikan keterangan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Anak mantan Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol Ibnu Suja' Machfud, mendatangi Polresta Sidoarjo. Ia dengan didampingi kuasa hukumnya mempertanyakan perkembangan penyelidikan terkait kasus penggelapan sertifikat tanah.

Korban adalah Dian Anisa Asmawatul Chusniah (35) asal Sukabumi. Menurut Diah, laporan terkait dugaan tindak penggelapan sertifikat rumah seluas 194 meter persegi sudah masuk ke Polresta Sidoarjo sejak November 2018 lalu. Namun, hingga kini belum ada status perkembangan apapun.

"Saya bermaksud menanyakan perkara ini kepada penyidik. Kira-kira sudah sampai di mana prosesnya," ungkap Diah, Rabu, 27 Februari 2019.

Ia menceritakan laporan dugaan penggelapan sertifikat ini berawal saat dirinya hendak memperpanjang sertifikat Hak Guna Bangunan rumah miliknya. Alasannya, rumah yang terletak di kawasan Sidokare Sidoarjo tersebut rencananya mau dijual kepada salah satu mantan anggota Polresta Sidoarjo.

"Untuk jual rumah, tidak mungkin dalam kondisi HGB mati. Maka saya perpanjang atau hidupkan kembali surat-suratnya kepada notaris," katanya.

Dirinya masih ingat betul, pada saat itu yakni di tahun 2016 ia sudah melakukan bincang-bincang bersama pembeli yang diketahui merupakan anggota Polresta Sidoarjo, Sulkhan. Nah, di waktu yang bersamaan, si pembeli menyarankan dan menunjuk salah satu notaris yang bernama Dyah Nuswantari Ekapsari yang berkantor di Desa Bligo, Candi Sidoarjo.

"Entah, sudah lama diurus kok sertifikat atas nama ayah Saya yakni Brigjen Pol. Ibnu Sudjak Machfud sudah berubah nama menjadi Wahyu Pudjiastutik. Berulang kali saya tanya ke notaris tapi tidak ada jawaban apapun. Sampai di tahun 2018 juga tidak ada jawaban. Sehingga kami memilih melaporkan dugaan penggelapan ini ke polisi," terangnya.

Kuasa hukum korban, Abdul Malik menambahkan bahwa apa yang dilakukan notaris tersebut sudah melanggar ketentuan. Padahal, kliennya hanya ingin memperpanjang HGB.

"Lah, klien saya ini baru tahu kok sertifikat itu tiba-tiba berubah atas namanya. Ini sudah tidak benar. Ini notaris kurang ajar, ada serangkaian kejahatan yang dilakukan," ungkap Abdul Malik.

Dalam perpanjangan surat HGB, diakui korban menyerahkan beberapa surat, termasuk surat keterangan ahli waris yang tak lain dari pemilik tanah atau ayah dari korban, yakni mantan Wakapolda Bengkulu, serta surat kematian almarhum.

"Saya berharap polisi bisa serius menangani kasus seperti ini. Karena yang menjadi korban ini adalah anak dari mantan Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol Ibnu Sudjak Machfud. Harusnya kasus ini bisa menjadi atensi pak Kapolres," tandasnya. (cat/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...