Senin, 18 Maret 2019 23:51

Ribuan Guru di Pacitan Belum Absensi Finger Print

Kamis, 14 Februari 2019 11:53 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ribuan Guru di Pacitan Belum Absensi Finger Print
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pacitan Daryono.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan tenaga guru pendidikan dasar di Pacitan diduga sampai detik ini belum melaksanakan absensi elektronik finger print. Mereka masih menggunakan absensi manual.

Tentu, pengawasan terhadap kinerja, utamanya saat jam masuk pagi hingga jam pulang mengajar tetap saja masih kendor. Padahal, Perbup Nomor 103 Tahun 2018 tentang Jam Masuk ASN sudah diberlakukan tahun lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Daryono, membenarkan masih diberlakukannya absensi manual terhadap guru TK, SD, dan SMP. Hal ini disebabkan kendala peralatan.

"Kami tengah mengusulkan ke tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) soal pengadaan finger print untuk sekitar 500-an lembaga sekolah pendidikan dasar yang ada di Pacitan," terangnya, Kamis (14/2).

Selain guru, absensi elektronik tersebut juga belum dilakukan oleh pengawas dan penilik sekolah. Menurut Daryono, khusus pengawas sekolah, lantaran mereka harus kerja lapangan ke sekolah-sekolah, sehingga kebijakan aturan soal absensi finger print memang tidak diberlakukan.

Begitu pun dengan penilik. Mereka diberikan dispensasi melakukan absensi manual di setiap sekolah yang dikunjungi. "Kami selalu pantau dan evaluasi seandainya memang ada pengawas atau penilik sekolah yang datang maupun pulang tidak sesuai aturan," janjinya.

Sementara untuk guru SLTP, lanjut dia, sudah ada beberapa lembaga sekolah yang selama ini telah menerapkan absensi elektronik. "Contohnya di SMPN satu dan beberapa SMP lain yang berlokasi di perkotaan," bebernya.

Kepala BP2KD Pacitan Sakundoko, menambahkan, kebijakan pemberlakuan jam kerja ASN dengan absensi elektronik memang sementara masih diberlakukan bagi jabatan struktural dan fungsional yang ada di perkantoran. Sedangkan untuk fungsional guru, ada pengecualian.

"Kalau guru ada peraturan menteri tersendiri yang mengatur masalah jam mengajar. Berbeda dengan jabatan struktural dan fungsional nonguru," timpalnya.

Selain itu, Sakundoko juga menyebutkan, output dari pelaksanaan absensi elektronik tersebut, pemkab telah mengalokasikan anggaran tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) yang sementara waktu ini masih diberlakukan secara statis sesuai posisi jabatan serta ruang dan golongan masing-masing ASN. "Kalau guru kan tidak mendapatkan TPP. Tapi mereka menerima tunjangan profesi pendidik," tukasnya. (yun/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Maret 2019 10:54 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*HARI ini, 13 Maret 2019 ada agenda batas waktu Fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jawa Timur untuk memberikan pendapatnya kepada Pimpinan Dewan berkenaan dengan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pro...
Minggu, 17 Maret 2019 23:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag28. Wa-immaa tu’ridhanna ‘anhumu ibtighaa-a rahmatin min rabbika tarjuuhaa faqul lahum qawlan maysuuraanDan jika engkau berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Tuhanmu yang engkau harapkan, maka kat...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...