Senin, 19 Agustus 2019 11:30

Kebocoran Air PDAM Pasuruan Cukup Tinggi

Selasa, 12 Februari 2019 00:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Kebocoran Air PDAM Pasuruan Cukup Tinggi
Jajaran PDAM Pasuruan saat rapat dengan Komisi II DPRD.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Banyaknya pipa jaringan distribusi milik PDAM Kabupaten Pasuruan yang berusia tua dan belum ada penggantian menjadi pemicu utama faktor kehilangan air (losing) yang cukup tinggi. Dari total produksi air 6.756.509 liter m3 hanya mampu terjual 5.098.053 liter kubik. Sedangkan sisanya sebesar 24 persen atau 1.658.456 liter m3 tidak terjual.

Kondisi tersebut menjadi keprihatinan kalangan dewan, salah satunya disampaikan oleh Andri Wahyudi. Ia menilai seharusnya losing air baku bisa dicegah olah perusahaan plat merah tersebut, jika pihak PDAM melakukan terobosan yang brilian. Menurutnya, selama ini pihak PDAM tidak melakukan secara menyeluruh.

“Pipa distribusi PDAM di Kabupaten Pasuruan itu sudah tua. Rata rata ada yang peninggalan belanda, sudah tidak layak lagi dipergunakan untuk kegiatan bisnis air,“ jelasnya.

Jika masalah ini tidak ditangani secara optimal, ia khawatir akan berimbas kerugian pada perusahaan. "Jika dikalkulasi, berapa juta rupiah yang akan masuk ke perusahaan jika kebocoran itu bisa ditekan semaksimal mungkin dengan melakukan penggantian pipa yang baru? Minimal kalau ada kebocoran 10-15 persen itu masih dalam batas normal," paparnya.

Keterangan yang sama disampaikan Rohani Siswanto. Ia memandang manajeman bisnis PDAM dari dulu sampai sekarang belum ada program yang menonjol. Selain itu, permasalahan yang dihadapi tetap klasik, yakni kebocoran. "Kalau mau ingin maju bisa belajar ke PDAM tetangga seperti contoh Malang, manajemen sudah bagus,“ sarannya.

Terpisah, Dirut PDAM Za’ari S.T,  menuturkan sudah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mengatasi losing air. Salah satunya dengan mengoptimalkan perbaikan jaringan yang rusak serta penggantian pipa. Langkah tersebut bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih prima. (bib/par/rev) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...