Selasa, 23 April 2019 07:51

Kebocoran Air PDAM Pasuruan Cukup Tinggi

Selasa, 12 Februari 2019 00:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Kebocoran Air PDAM Pasuruan Cukup Tinggi
Jajaran PDAM Pasuruan saat rapat dengan Komisi II DPRD.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Banyaknya pipa jaringan distribusi milik PDAM Kabupaten Pasuruan yang berusia tua dan belum ada penggantian menjadi pemicu utama faktor kehilangan air (losing) yang cukup tinggi. Dari total produksi air 6.756.509 liter m3 hanya mampu terjual 5.098.053 liter kubik. Sedangkan sisanya sebesar 24 persen atau 1.658.456 liter m3 tidak terjual.

Kondisi tersebut menjadi keprihatinan kalangan dewan, salah satunya disampaikan oleh Andri Wahyudi. Ia menilai seharusnya losing air baku bisa dicegah olah perusahaan plat merah tersebut, jika pihak PDAM melakukan terobosan yang brilian. Menurutnya, selama ini pihak PDAM tidak melakukan secara menyeluruh.

“Pipa distribusi PDAM di Kabupaten Pasuruan itu sudah tua. Rata rata ada yang peninggalan belanda, sudah tidak layak lagi dipergunakan untuk kegiatan bisnis air,“ jelasnya.

Jika masalah ini tidak ditangani secara optimal, ia khawatir akan berimbas kerugian pada perusahaan. "Jika dikalkulasi, berapa juta rupiah yang akan masuk ke perusahaan jika kebocoran itu bisa ditekan semaksimal mungkin dengan melakukan penggantian pipa yang baru? Minimal kalau ada kebocoran 10-15 persen itu masih dalam batas normal," paparnya.

Keterangan yang sama disampaikan Rohani Siswanto. Ia memandang manajeman bisnis PDAM dari dulu sampai sekarang belum ada program yang menonjol. Selain itu, permasalahan yang dihadapi tetap klasik, yakni kebocoran. "Kalau mau ingin maju bisa belajar ke PDAM tetangga seperti contoh Malang, manajemen sudah bagus,“ sarannya.

Terpisah, Dirut PDAM Za’ari S.T,  menuturkan sudah melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mengatasi losing air. Salah satunya dengan mengoptimalkan perbaikan jaringan yang rusak serta penggantian pipa. Langkah tersebut bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih prima. (bib/par/rev) 

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...