Senin, 22 April 2019 08:04

Keroyok dan Rampas Barang Milik Suporter, Remaja Asal Surabaya Diamankan Polisi

Senin, 11 Februari 2019 16:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Keroyok dan Rampas Barang Milik Suporter, Remaja Asal Surabaya Diamankan Polisi
Korban digelandang ke Mapolres Blitar Kota. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - MS (15) warga Perak, Surabaya diamankan petugas usai melakukan aksi pengeroyokan dan perampasan bersama empat rekannya. Aksi pengeroyokan dan perampasan barang milik suporter Persebaya U-17 ini dilakukan usai pertandingan final Piala Soeratin yang mempertemukan Persebaya U-17 vs Persipan Pandegelang, Sabtu (9/2/2019).

Kelima pelaku dan dua korban sebenarnya sama-sama suporter Persebaya U-17. Aksi pengeroyokan dipicu karena para pelaku merasa tersinggung akibat dipelototi kedua korban yang merupakan warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

"Awalnya mereka menonton final Piala Soeratin. Kemudian kelima pelaku bertemu dengan korban di luar stadion. Kelima pelaku merasa tersinggung karena merasa dipelototi oleh korban sehingga terjadi penganiayaan," ungkap Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (11/2/2019).

Setelah dikeroyok di depan ruko selatan Stadion Supriyadi, kemudian pelaku meminta korban untuk melepas kaos jersey Persebaya yang dipakai korban, dan menukarnya dengan kaos milik pelaku yang sudah usang. Selain itu, pelaku juga merampas handphone dan uang milik kedua korban.

"Setelah mengeroyok korban. Pelaku kemudian merampas kaos yang dikenakan korban, HP, serta uang," imbuhnya.

Satu pelaku berinisial MS (15) warga Perak, Surabaya, berhasil diamankan petugas Satreskrim Polres Blitar Kota. Sementara empat pelaku lainnya buron. Satu di antaranya perempuan yang diakui sebagai pacar pelaku yang sudah tertangkap.

"Satu pelaku berhasil diamankan saat masih berada di sekitar Stadion Supriadi Kota Blitar. Sementara empat lainya masih dalam pencarian, yang mana satu di antaranya seorang perempuan," kata Adewira.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua korban mengalami luka di kepala dan hidung. Dari pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya tiga buah handphone, yakni satu milik pelaku, dua milik korban. Kemudian, satu buah pisau dapur dan dua kaos.

Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 1 undang-undang nomer 35 tahun 2014 tentang tindak pidana kekerasan fisik terhadap anak atau pengeroyokan. Serta undang-undang darurat RI nomer 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin. (ina/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...