Jumat, 19 Juli 2019 22:26

48 Kepala Daerah Hadiri Undangan Kirab Pataka Hari Jadi Pasuruan Kota

Senin, 11 Februari 2019 01:31 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ardianzah
48 Kepala Daerah Hadiri Undangan Kirab Pataka Hari Jadi Pasuruan Kota
Menabuh rebana, sebagai bagian dari pembukaan kirab pataka.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Acara prosesi Kirab Pataka, dalam rangka Hari Jadi Pasuruan yang ke-333 tahun 2019, dihadiri oleh 48 kepala daerah baik Bupati maupun Wali Kota se-Indonesia, Jumat (8/02).

Wakil Wali Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo ST dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan rasa puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya sehingga Kabupaten Pasuruan masih bisa melaksanakan Kirab Pataka dalam rangka hari jadi Kota Pasuruan yang ke 333 tahun 2019.

Kata Teno, panggilan akrab Wakil Wali Kota, masyarakat Kota Pasuruan telah bersama-sama dengan pemerintah senantiasa menjaga stabilitas wilayah. Disadarinya, tantangan terberat pada saat ini adalah pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kita dituntut mampu membangun dan menciptakan sumber daya yang berbudaya dan berbudi luhur, sementara fenomena yang ada dan terjadi, mengakibatkan menurunnya nilai dan norma yang tidak mencerminkan jati diri bangsa Indonesia yaitu masyarakat yang mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan,” kata Teno.

(Teno, Wali Kota Pasuruan saat menyampaikan sambutan)

Kirab Pataka dilaksanakan untuk mengenang perjuangan Adipati Untung Suropati dalam mempertahankan Kota Pasuruan. Adanya Kirab Pataka, masyarakat dapat melihat dan mengetahui tentang sejarah berdirinya Kota Pasuruan. Ini diharapkan menjadi momentum para pelaku usaha kepariwisataan yang ada di Kota Pasuruan, sehingga akan membangun Animo yang positif dan menggerakkan wisatawan hadir di Kota Pasuruan, untuk waktu mendatang. 

“Stabilitas wilayah kondusif adalah modal dasar dalam rangka suksesi pembangunan yang menjadi program pemerintah kota Pasuruan, dengan tujuan kemakmuran dan mensejahterakan masyarakat.”

"Di mana peluang dan tantangan sebagai bagian dari proses pembangunan akan menjadi potensi luar biasa ketika kita mampu bersinergi. Oleh karenanya saya berharap agar sinergitas yang sudah terbangun baik ini hendaknya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan," ujar dia.

"Akhir-akhir ini dinamika yang ada dan terjadi di tengah-tengah kita sebagai refleksi dari proses demokrasi telah menimbulkan dampak yang signifikan dalam segala aspek. Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua elemen yang ada di wilayah Kota Pasuruan," pungkasnya. (adv/psr5/afa)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...