Rabu, 26 Juni 2019 01:46

Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras

Minggu, 10 Februari 2019 20:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras
Para tersangka saat dirilis di Mapolres Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Selama Januari 2019, Polres Tuban berhasil menumpas 19 kasus narkoba atau obat-obatan terlarang, serta miras yang beredar di bumi wali. 

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Prio Wasono kepada BANGSONLINE.com, Minggu (10/2) mengatakan, kasus-kasus itu berhasil diungkap dalam operasi yang digelar dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang pemilu 2019. 

"Kita gelar operasi ini dengan harapan tidak ada peredaran narkoba, miras atau obat-obatam keras lainnya di bumi wali," tegas Teguh.

Dalam operasi tersebut, Teguh mengungkapkan Polres Tuban beserta jajarannya ditarget minimal bisa mengungkap 19 kasus. "Alhamdulillah berkat kerja keras Polres Tuban beserta jajarannya, kami berhasil mengungkap 19 kasus, dengan 19 orang tersangka," pungkasnya.

Dari 19 kasus tersebut, meliputi narkotika ada 3 kasus dengan barang bukti (BB) 6 poket seberat 1,29 gram sabu-sabu.  Kemudian, kasus obat daftar G ada 3 kasus dengan BB 13 butir pil dobel L, 156 pil karnopen, dan uang tunai Rp 110 ribu dari hasil penjualan. 

Sementara itu, miras produksi arak ada 13 kasus dengan rincian 1 kasus produsen dengan produsen. BB yang diamankan adalah 1 panci besar, 3 drum baceman yang isinya 1 drum 200 liter, 1 kompor, 1 tabung gas LPG, 1 gendung warna merah, serta 2 dus arak siap edar. Untuk pengedar diungkap 12 kasus dengan BB 9 botol anggur 23 liter arak.

"Di sini ada 7 orang, dan untuk 12 orang ada tahap satu dua dan tipiring," paparnya.

Sementara atas perbuatannya, untuk pengedar Narkotika dikenai sanksi UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Sedangkan, untuk produsen arak dikenakan UU pangan, serta untuk pengedar dijerat sesuai perda yang mengatur.

"Untuk Narkotika kita kenai hukuman 13 tahun penjara, serta denda Rp 800 juta paling banyak Rp 8 Milyar," tutupnya. (gun/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...