Selasa, 12 November 2019 04:59

Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras

Minggu, 10 Februari 2019 20:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras
Para tersangka saat dirilis di Mapolres Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Selama Januari 2019, Polres Tuban berhasil menumpas 19 kasus narkoba atau obat-obatan terlarang, serta miras yang beredar di bumi wali. 

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Prio Wasono kepada BANGSONLINE.com, Minggu (10/2) mengatakan, kasus-kasus itu berhasil diungkap dalam operasi yang digelar dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang pemilu 2019. 

"Kita gelar operasi ini dengan harapan tidak ada peredaran narkoba, miras atau obat-obatam keras lainnya di bumi wali," tegas Teguh.

Dalam operasi tersebut, Teguh mengungkapkan Polres Tuban beserta jajarannya ditarget minimal bisa mengungkap 19 kasus. "Alhamdulillah berkat kerja keras Polres Tuban beserta jajarannya, kami berhasil mengungkap 19 kasus, dengan 19 orang tersangka," pungkasnya.

Dari 19 kasus tersebut, meliputi narkotika ada 3 kasus dengan barang bukti (BB) 6 poket seberat 1,29 gram sabu-sabu.  Kemudian, kasus obat daftar G ada 3 kasus dengan BB 13 butir pil dobel L, 156 pil karnopen, dan uang tunai Rp 110 ribu dari hasil penjualan. 

Sementara itu, miras produksi arak ada 13 kasus dengan rincian 1 kasus produsen dengan produsen. BB yang diamankan adalah 1 panci besar, 3 drum baceman yang isinya 1 drum 200 liter, 1 kompor, 1 tabung gas LPG, 1 gendung warna merah, serta 2 dus arak siap edar. Untuk pengedar diungkap 12 kasus dengan BB 9 botol anggur 23 liter arak.

"Di sini ada 7 orang, dan untuk 12 orang ada tahap satu dua dan tipiring," paparnya.

Sementara atas perbuatannya, untuk pengedar Narkotika dikenai sanksi UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Sedangkan, untuk produsen arak dikenakan UU pangan, serta untuk pengedar dijerat sesuai perda yang mengatur.

"Untuk Narkotika kita kenai hukuman 13 tahun penjara, serta denda Rp 800 juta paling banyak Rp 8 Milyar," tutupnya. (gun/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...