Minggu, 17 Februari 2019 09:41

Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras

Minggu, 10 Februari 2019 20:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras
Para tersangka saat dirilis di Mapolres Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Selama Januari 2019, Polres Tuban berhasil menumpas 19 kasus narkoba atau obat-obatan terlarang, serta miras yang beredar di bumi wali. 

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Prio Wasono kepada BANGSONLINE.com, Minggu (10/2) mengatakan, kasus-kasus itu berhasil diungkap dalam operasi yang digelar dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang pemilu 2019. 

"Kita gelar operasi ini dengan harapan tidak ada peredaran narkoba, miras atau obat-obatam keras lainnya di bumi wali," tegas Teguh.

Dalam operasi tersebut, Teguh mengungkapkan Polres Tuban beserta jajarannya ditarget minimal bisa mengungkap 19 kasus. "Alhamdulillah berkat kerja keras Polres Tuban beserta jajarannya, kami berhasil mengungkap 19 kasus, dengan 19 orang tersangka," pungkasnya.

Dari 19 kasus tersebut, meliputi narkotika ada 3 kasus dengan barang bukti (BB) 6 poket seberat 1,29 gram sabu-sabu.  Kemudian, kasus obat daftar G ada 3 kasus dengan BB 13 butir pil dobel L, 156 pil karnopen, dan uang tunai Rp 110 ribu dari hasil penjualan. 

Sementara itu, miras produksi arak ada 13 kasus dengan rincian 1 kasus produsen dengan produsen. BB yang diamankan adalah 1 panci besar, 3 drum baceman yang isinya 1 drum 200 liter, 1 kompor, 1 tabung gas LPG, 1 gendung warna merah, serta 2 dus arak siap edar. Untuk pengedar diungkap 12 kasus dengan BB 9 botol anggur 23 liter arak.

"Di sini ada 7 orang, dan untuk 12 orang ada tahap satu dua dan tipiring," paparnya.

Sementara atas perbuatannya, untuk pengedar Narkotika dikenai sanksi UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Sedangkan, untuk produsen arak dikenakan UU pangan, serta untuk pengedar dijerat sesuai perda yang mengatur.

"Untuk Narkotika kita kenai hukuman 13 tahun penjara, serta denda Rp 800 juta paling banyak Rp 8 Milyar," tutupnya. (gun/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...