Jumat, 19 April 2019 16:23

Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras

Minggu, 10 Februari 2019 20:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Selama Januari 2019, Polres Tuban Tumpas 19 Kasus Narkoba dan Miras
Para tersangka saat dirilis di Mapolres Tuban.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Selama Januari 2019, Polres Tuban berhasil menumpas 19 kasus narkoba atau obat-obatan terlarang, serta miras yang beredar di bumi wali. 

Wakapolres Tuban, Kompol Teguh Prio Wasono kepada BANGSONLINE.com, Minggu (10/2) mengatakan, kasus-kasus itu berhasil diungkap dalam operasi yang digelar dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang pemilu 2019. 

"Kita gelar operasi ini dengan harapan tidak ada peredaran narkoba, miras atau obat-obatam keras lainnya di bumi wali," tegas Teguh.

Dalam operasi tersebut, Teguh mengungkapkan Polres Tuban beserta jajarannya ditarget minimal bisa mengungkap 19 kasus. "Alhamdulillah berkat kerja keras Polres Tuban beserta jajarannya, kami berhasil mengungkap 19 kasus, dengan 19 orang tersangka," pungkasnya.

Dari 19 kasus tersebut, meliputi narkotika ada 3 kasus dengan barang bukti (BB) 6 poket seberat 1,29 gram sabu-sabu.  Kemudian, kasus obat daftar G ada 3 kasus dengan BB 13 butir pil dobel L, 156 pil karnopen, dan uang tunai Rp 110 ribu dari hasil penjualan. 

Sementara itu, miras produksi arak ada 13 kasus dengan rincian 1 kasus produsen dengan produsen. BB yang diamankan adalah 1 panci besar, 3 drum baceman yang isinya 1 drum 200 liter, 1 kompor, 1 tabung gas LPG, 1 gendung warna merah, serta 2 dus arak siap edar. Untuk pengedar diungkap 12 kasus dengan BB 9 botol anggur 23 liter arak.

"Di sini ada 7 orang, dan untuk 12 orang ada tahap satu dua dan tipiring," paparnya.

Sementara atas perbuatannya, untuk pengedar Narkotika dikenai sanksi UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Sedangkan, untuk produsen arak dikenakan UU pangan, serta untuk pengedar dijerat sesuai perda yang mengatur.

"Untuk Narkotika kita kenai hukuman 13 tahun penjara, serta denda Rp 800 juta paling banyak Rp 8 Milyar," tutupnya. (gun/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 17 April 2019 10:19 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU 17 April 2019 telah beranjak dari gawe demokrasi yang amat besar bagi Republik ini. Pemilu untuk memilih capres-cawapres, caleg DPR RI maupun DPRD dan insan DPD bagi kepentingan kepemimpinan lima tahun mendatang telah usai. ...
Sabtu, 13 April 2019 11:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesun...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...