Sabtu, 30 Mei 2020 21:03

Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka

Selasa, 05 Februari 2019 18:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka
Pendiri RGS Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum (kanan) ketika bedah rumah warga Desa Karangandong.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Simpang siurnya data kemiskinan di Kabupaten Gresik memantik reaksi pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum.

Ia meminta agar Pemkab dan DPRD tidak memperdebatkan angka statistik, namun fokus mencari solusi mengatasi kemiskinan. "Pemkab dan DPRD Gresik harus memiliki inovasi dan format yang sama agar bisa cepat bekerja menanggulangi kemiskinan," ujar Khozin kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (5/2).

Sebelumnya, Pemkab Gresik menyatakan bahwa angka kemiskinan saat ini masih mencapai 12,89 persen atau 168 ribu jiwa dari total 1,4 juta jumlah penduduk. Sementara DPRD menilai angka tersebut tidak akurat, dan menyebut kemiskinan ada di angka 11 persen.

"Sah saja, semua (Pemkab dan DPRD, red) punya dalil masing-masing terkait angka kemiskinan. Sama halnya RGS Indonesia, juga memiliki data soal angka kemiskinan di Gresik," jelas Bendahara Umum DPP Bakuppi ini yang akrab disapa Abah Khozin ini.

"Berdasarkan survei lapangan yang dilakukan oleh RGS Indonesia, angka kemiskinan di Gresik saat ini masih kisaran 10-11 persen," sambungnya.

Namun, Khozin kembali menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah angka kemiskinannya, tetapi bagaimana cara menanggulanginya, sehingga jumlah kemiskinan di Kabupaten Gresik cepat menurun.

"Dibutuhkan kejujuran dan peran serta semua pihak dalam mengatasi problem pemerintah satu ini. Saya kira baik Gresik maupun DPRD tak bisa berdiri sendiri dalam menangani kemiskinan. Dibutuhkan peran serta semua komponan masyarakat, baik kepala desa, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, kiai, ulama dan lainnya. Pemerintah harus melibatkan semua komponen itu. Insya Allah kalau ada kemauan, pasti ada jalan," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...