Kamis, 19 September 2019 10:08

Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka

Selasa, 05 Februari 2019 18:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka
Pendiri RGS Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum (kanan) ketika bedah rumah warga Desa Karangandong.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Simpang siurnya data kemiskinan di Kabupaten Gresik memantik reaksi pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum.

Ia meminta agar Pemkab dan DPRD tidak memperdebatkan angka statistik, namun fokus mencari solusi mengatasi kemiskinan. "Pemkab dan DPRD Gresik harus memiliki inovasi dan format yang sama agar bisa cepat bekerja menanggulangi kemiskinan," ujar Khozin kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (5/2).

Sebelumnya, Pemkab Gresik menyatakan bahwa angka kemiskinan saat ini masih mencapai 12,89 persen atau 168 ribu jiwa dari total 1,4 juta jumlah penduduk. Sementara DPRD menilai angka tersebut tidak akurat, dan menyebut kemiskinan ada di angka 11 persen.

"Sah saja, semua (Pemkab dan DPRD, red) punya dalil masing-masing terkait angka kemiskinan. Sama halnya RGS Indonesia, juga memiliki data soal angka kemiskinan di Gresik," jelas Bendahara Umum DPP Bakuppi ini yang akrab disapa Abah Khozin ini.

"Berdasarkan survei lapangan yang dilakukan oleh RGS Indonesia, angka kemiskinan di Gresik saat ini masih kisaran 10-11 persen," sambungnya.

Namun, Khozin kembali menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah angka kemiskinannya, tetapi bagaimana cara menanggulanginya, sehingga jumlah kemiskinan di Kabupaten Gresik cepat menurun.

"Dibutuhkan kejujuran dan peran serta semua pihak dalam mengatasi problem pemerintah satu ini. Saya kira baik Gresik maupun DPRD tak bisa berdiri sendiri dalam menangani kemiskinan. Dibutuhkan peran serta semua komponan masyarakat, baik kepala desa, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, kiai, ulama dan lainnya. Pemerintah harus melibatkan semua komponen itu. Insya Allah kalau ada kemauan, pasti ada jalan," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...