Senin, 22 Juli 2019 09:37

Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka

Selasa, 05 Februari 2019 18:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Terkait Data Kemiskinan, Khozin Minta Pemkab dan DPRD Cari Solusi: Jangan Perdebatkan Angka
Pendiri RGS Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum (kanan) ketika bedah rumah warga Desa Karangandong.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Simpang siurnya data kemiskinan di Kabupaten Gresik memantik reaksi pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia H. Moh. Khozin Ma'sum.

Ia meminta agar Pemkab dan DPRD tidak memperdebatkan angka statistik, namun fokus mencari solusi mengatasi kemiskinan. "Pemkab dan DPRD Gresik harus memiliki inovasi dan format yang sama agar bisa cepat bekerja menanggulangi kemiskinan," ujar Khozin kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (5/2).

Sebelumnya, Pemkab Gresik menyatakan bahwa angka kemiskinan saat ini masih mencapai 12,89 persen atau 168 ribu jiwa dari total 1,4 juta jumlah penduduk. Sementara DPRD menilai angka tersebut tidak akurat, dan menyebut kemiskinan ada di angka 11 persen.

"Sah saja, semua (Pemkab dan DPRD, red) punya dalil masing-masing terkait angka kemiskinan. Sama halnya RGS Indonesia, juga memiliki data soal angka kemiskinan di Gresik," jelas Bendahara Umum DPP Bakuppi ini yang akrab disapa Abah Khozin ini.

"Berdasarkan survei lapangan yang dilakukan oleh RGS Indonesia, angka kemiskinan di Gresik saat ini masih kisaran 10-11 persen," sambungnya.

Namun, Khozin kembali menegaskan bahwa yang terpenting bukanlah angka kemiskinannya, tetapi bagaimana cara menanggulanginya, sehingga jumlah kemiskinan di Kabupaten Gresik cepat menurun.

"Dibutuhkan kejujuran dan peran serta semua pihak dalam mengatasi problem pemerintah satu ini. Saya kira baik Gresik maupun DPRD tak bisa berdiri sendiri dalam menangani kemiskinan. Dibutuhkan peran serta semua komponan masyarakat, baik kepala desa, tokoh masyarakat, LSM, wartawan, kiai, ulama dan lainnya. Pemerintah harus melibatkan semua komponen itu. Insya Allah kalau ada kemauan, pasti ada jalan," pungkasnya. (hud/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...