Minggu, 21 Juli 2019 14:26

Gebyar Musik Koes Plus dan Tari Jawa Timur di Anjungan TMII Dihadiri Ribuan Pengunjung

Minggu, 03 Februari 2019 03:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Gebyar Musik Koes Plus dan Tari Jawa Timur di Anjungan TMII Dihadiri Ribuan Pengunjung

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Badan Penghubung Jatim Daerah Pemprov. Jatim menyelenggarakan acara Gebyar Musik Koes Plus dan Tari Jawa Timur di Anjungan Jawa Timur di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (2/2), pukul 07.30 s.d. 21.00.

Kegiatan diawali dengan penyajian lagu-lagu Koes Plus oleh 30 band pelestari musik Koes Plus dari berbagai kota di Indonesia, seperti Pacitan, Bandung, dan Depok. Dilanjutkan, tarian Jawa Timur seperti tari Kridho Retno Malang, tari Jejer Dawuk Banyuwangi, dan tari Greget Pincuk-kreasi baru dari Diklat Tari Badan Penghubung Pemprov. Jatim yang disajikan pada saat pembukaan acara.

Pukul 09.30, kegiatan diresmikan oleh Kepala Badan Penghubung Daerah Prov. Jatim Drs. Dwi Suyanto, M.M. Dalam sambutannya, Dwi Suyanto menjelaskan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenalkan beragam tarian Jatim bagi publik Jakarta, dan melestarikan lagu-lagu dan musisi legendaris Koes Plus yang aslinya dari Jawa Timur. Di antaranya, Yon, Yok, Toni, dan Murry Koes Plus.

Acara yang dikemas dengan judul “Mengenang 5 Tahun Drummer Legendaris "Murry Koes Plus dan 50 Tahun Perjalanan Karir Musik Koes Plus” ini menyajikan ratusan lagu-lagu Koes Plus yang tercatat ribuan buah judul lagu, yang menjadikan acara tiada henti diikuti para pecinta musik Koes Plus di Jakarta.

“Kegiatan ini merupakan kali ke lima yang dilakukan oleh Badan Penghubung, bekerja sama dengan para pelestari musik Koes Plus di seluruh penjuru nusantara,” ujar Dwi Suyanto. Sementara itu, hadirnya para penggemar ke acara ini terutama atas dukungan komunitas Koes Plus.

Ditambahkan, selain penyajian lagu-lagu Koes Plus, dalam acara ini juga dilakukan berbagai kegiatan sosial seperti santunan kepada anak yatim piatu, donor darah dan konsultasi kesehatan secara gratis. “Kegiatan sosial tersebut merupakan amanah almarhum Murry,” ujarnya mengutip Rio anak Murry.

Dalam kesempatan sama, Dwi Suyanto juga menjelaskan arti penting anjungan Jatim di TMII sebagai tempat promosi seluruh potensi daerah di Jatim, baik UKM, makanan khas, seni dan sebagainya. Tahun lalu, 2018, Pemprov Jatim juga menyelenggarakan acara anugerah duta seni budaya Jatim, yang mengamati 10 penyaji terbaik pagelaran kesenian daerah di anjungan Jawa Timur. Kesepuluh penyaji terbaik non ranking tersebut di antaranya Kabupaten Malang, Pacitan, dan Nganjuk. Kepada mereka, Gubernur Jatim memberikan sertifikat plus uang pembinaan kepada sanggar tari pengisi acara. (ian/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...