Sabtu, 25 Mei 2019 15:00

Ini Penjelasannya Harga Ikan Dorang Lebih Mahal dari Daging Sapi

Kamis, 31 Januari 2019 09:39 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ini Penjelasannya Harga Ikan Dorang Lebih Mahal dari Daging Sapi
Sururi, salah seorang nelayan tradisional di Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Meski sempat melewati musim barat, akan tetapi sejak November tahun lalu sejumlah nelayan tradisional di Pacitan sempat untung. Itu lantaran mereka acap kali bisa menjaring ikan dorang yang harganya bisa empat kali lipat lebih mahal dari daging sapi super.

"Sejak November tahun lalu, memang banyak nelayan lokal yang bisa menjaring dorang. Jumlahnya memang nggak begitu banyak. Akan tetapi harga satu kilogramnya (kg) untuk size tertentu bisa mencapai Rp 400 ribu," terang Sururi, salah seorang nelayan tradisional di Pacitan, Kamis (30/1).

Menurutnya, harga dorang bervariatif sesuai size-nya. Misalnya saja, untuk ikan dorang ukuran 1-2 ons dijual seharga Rp 60 ribu/kg. Kemudian ukuran 2-3 ons dijual seharga Rp 120 ribu/kg, ukuran 3-4 ons dijual seharga Rp 150 ribu/kg, ukuran 4-5 ons dijual seharga Rp 200 ribu/kg, dan di atas 5 ons dijual seharga Rp 300 ribu-Rp 400 ribu/kg.

"Harga puncak sempat terjadi saat perayaan Imlek lalu. Setelah itu, untuk size di atas 5 ons, hanya dijual seharga Rp 250 ribu/kg, dan size terkecil Rp 50 ribu/kg," jelasnya pada pewarta.

Ikan jenis dorang, lanjut dia, memang hanya bisa dijaring oleh nelayan tradisional. Sebab ikan tersebut hanya berada di antara 0-10 mil laut dan merupakan ikan daratan. "Jadi nelayan andon rugi kalau hanya menjaring dorang. Jumlahnya hanya sedikit. Lagian para nelayan andon berlayar jauh ke tengah lautan," beber Sururi.

Hanya saja sampai saat ini, para nelayan tradisional di Pacitan baru bisa menjual ke pengepul. Mereka belum bisa menembus pasar yang jelas. "Kami punya tiga pengepul yang mau membeli hasil tangkapan kami, terutama ikan dorang yang memang tengah menjadi primadona," tandasnya. (yun/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...