Khofifah saat mengenalkan Gus Habib di hadapan kader Muslimat Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024, Khofifah Indar Parawansa mengajak warga Sidoarjo dan Muslimat NU untuk memilih caleg dari kalangan milenial.
"Milenial jumlahnya banyak, jadi representasi milenial juga harus banyak," katanya saat acara Silaturahim dan Konsolidasi Relawan Kiai untuk Pemenangan Caleg DPR RI, M Habiburrohman (Gus Habib) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di GOR Delta Sidoarjo, Rabu (30/1) sore.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Menurut Khofifah, kebutuhan milenial ini karena tren dari bonus demografi yang sudah terjadi di Indonesia. Dia mencontohkan saat Pilgub 2018, pemilih milenial di Jatim sekitar 41 persen.
"Maka reorientasi milenial di dalam banyak hal menjadi dibutuhkan. Sekali lagi, milenial jumlahnya banyak, jadi representasi milenial juga harus banyak," tandasnya.
Secara khusus, Khofifah juga mengajak warga Sidoarjo -- khususnya Muslimat NU -- untuk memilih Gus Habib. Putra Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet dan Surabaya, KH Asep Saifuddin Chalim ini dipandangnya sebagai representasi milenial.
Apalagi, Gus Habib memiliki kesamaan dengan Khofifah, yakni maju caleg di usia 25 tahun dari partai yang sama, PPP. "Ya, saya dulu berangkat dari PPP. Saya dulu mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat akhir zaman Pak Harto juga masih di PPP," katanya.
Sebagai bukti kecintaannya kepada PPP, Khofifah bahkan menyerahkan gaji pensiunnya untuk Parpol yang kini dipimpin Romahurmuziy (Romi) tersebut.
"Saya sampaikan ke Mas Romi, saya ini dapat pensiun dari PPP. Jadi pensiunku saya tasrufkan (serahkan) kepada PPP melalui para caleg yang merasa berseiring dengan perjuangan membangun demokrasi yang berkualias dan bermartabat," paparnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




