Rabu, 21 Agustus 2019 04:25

Tak Lengkapi Izin, ZOYA Hijab di Kota Malang Disanksi Tipiring Rp 1 Juta

Rabu, 23 Januari 2019 13:48 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Iwan Irawan
Tak Lengkapi Izin, ZOYA Hijab di Kota Malang Disanksi Tipiring Rp 1 Juta
Prillya Willy, penanggungjawab Hijab ZOYA saat mendengarkan penjelasan hakim di aula Satpol PP, Rabu (23/01). foto: IWAN/ BANGSAONLINE

MALANG, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 23 pelanggar perizinan di Kota Malang disanksi tindak pidana ringan (tipiring). Di antaranya 6 pelanggaran jenis perizinan TPUD (kepariwisataan), 2 pelanggar SIUP (izin usaha), 6 pelanggar izin reklame, serta ada 10 pelanggar ketertiban umum (PKL).

"Mereka semua disanksi secara pidana ringan oleh hakim Kejaksaan Negeri Kota Malang yang menyidangkannya di aula Satpol PP Kota Malang, Rabu (23/01)," demikian dikatakan Drs. Priyadi, M.M, Kasatpol PP Kota Malang.

"Hakim memberikan sanksi denda sebesar Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu, untuk 4 jenis pelanggaran tersebut," jelas Priyadi.

Dari 23 pelangaran yang ada tersebut, mereka di antaranya melanggar Perda no.11 tahun 2013 tentang TDUP, Perda no.8 tahun 2010 (SIUP), Perda no.4 tahun 2006 (Reklame), dan Perda no 2 tahun 2012 (PKL).

"Di tahun 2019 ini ada penurunan angka pelanggarannya, mencapai sekitar 40 persen dibanding tahun sebelumnya. Harapannya kesadaran masyarakat yang memiliki usaha semakin tumbuh, yakni tertib melengkapi ketentuan persyaratan perizinannya. Terutama kepada PKL, bisa mematuhi aturan dan larangan berjualan di zona yang sudah jelas dilarang," imbaunya.

Dari pantauan BANGSAONLINE di persidangan, toko hijab ZOYA berlokasi di Jl. Kawi turut tersidang dan sempat mendapatkan pembinaan dari Satpol PP akibat tidak segera melengkapi perizinannya. Pemilik toko tersebut didenda Rp 1 juta karena melanggar dua Perda yakni Perda no. 11 tahun 2013 (TDUP) dan Perda no.4 tahun 2006 (reklame).

"Kami di sini hanya sekadar menjalankan perintah dan berjualan saja, insya Allah akan segera diurus legalitasnya," ujar Prillya Willy, penanggungjawab ZOYA saat ditemui usia sidang. (iwa/thu)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...