Rabu, 21 Agustus 2019 04:20

Gelombang Tinggi, 6 Kapal Tongkang Terdampar di Perairan Tuban

Rabu, 23 Januari 2019 00:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Munif Heri
Gelombang Tinggi, 6 Kapal Tongkang Terdampar di Perairan Tuban
Warga Sucorejo, Kecamatan Jenu berjaga di pantai.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 6 kapal tongkang dan tugboat terdampar di perairan wilayah Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (22/1/2019) malam. Peristiwa ini terjadi akibat gelombang tinggi yang disebabkan hujan disertai angin.

Bahkan akibat hal ini, salah satu kapal tongkang milik perusahaaan rekanan PT Semen Indonesia juga mengalami musibah. Kapal yang akan mengangkut semen itu menabrak pelabuhan milik PT Semen Holcim hingga mengakibatkan kerusakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Humas PT Semen Indonesia (SMI), Arif Zainudin, membenarkan insiden yang yang terjadi tersebut.

"Benar mas tercatat ada 6 kapal yang mengalami putus jangkar. Salah satunya yang di pelabuhan Holcim. Saat ini koordinasi dengan semua pihak telah kita lakukan. Perkembangan akan kami beritahukan lebih lanjut," tulis Arif melalui pesan singkat.

Ia menyebut identitas 6 kapal tersebut, yakni:

1. TB. KSA EMERALD 02/ BG. ATK 311 tali putus posisi trestel jetty holcim => Jetty Holcim patah kurleb 100 M

2. TB. ATK 2010/ BG. RMN 358 tali putus => Kandas posisi timur jetty SMI

3. TB. PSB 03/ BG. PSB 3303 tali putus => Aman

4. TB. KSA 57/ BG. RMN 388 tali putus => Kandas antara jetty holcim & SMI

5. TB. KOMPAS 02/ BG. Baiduri 30368 tali putus => Kandas sebelah barat jetty holcim

6. TB. ENTEBE STAR 29/ BG. FINACIA 59 tali putus => Kandas sebelah timur jetty SMI

"Update sementara mas dari Unit Operasional Pelabuhan Gresik dan Tuban," tambahnya.

Sementara itu, Kades Sucorejo Kecamatan Jenu, Arif Rahman Hakim yang wilayahnya dekat dengan Pelabuhan PT Semen Holcim dan PT Semen Indonesia mengaku, jika di kawasan desanya memang terdapat satu kapal yang mengalami kandas. Pemdes dan warga berharap, kapal tersebut segera dievakuasi agar tidak menganggu aktivitas warga.

"Ada laporan kapal itu mendekati bibir pantai. Malam ini kami beserta masyarakat akan berjaga, takutnya terjadi sesuatu. Semoga segera ada tindakan lebih lanjut," pungkas Kang Arif sapaan akrabnya. (tb1/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...