Minggu, 17 Februari 2019 09:41

Gelombang Tinggi, 6 Kapal Tongkang Terdampar di Perairan Tuban

Rabu, 23 Januari 2019 00:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Munif Heri
Gelombang Tinggi, 6 Kapal Tongkang Terdampar di Perairan Tuban
Warga Sucorejo, Kecamatan Jenu berjaga di pantai.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 6 kapal tongkang dan tugboat terdampar di perairan wilayah Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (22/1/2019) malam. Peristiwa ini terjadi akibat gelombang tinggi yang disebabkan hujan disertai angin.

Bahkan akibat hal ini, salah satu kapal tongkang milik perusahaaan rekanan PT Semen Indonesia juga mengalami musibah. Kapal yang akan mengangkut semen itu menabrak pelabuhan milik PT Semen Holcim hingga mengakibatkan kerusakan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Humas PT Semen Indonesia (SMI), Arif Zainudin, membenarkan insiden yang yang terjadi tersebut.

"Benar mas tercatat ada 6 kapal yang mengalami putus jangkar. Salah satunya yang di pelabuhan Holcim. Saat ini koordinasi dengan semua pihak telah kita lakukan. Perkembangan akan kami beritahukan lebih lanjut," tulis Arif melalui pesan singkat.

Ia menyebut identitas 6 kapal tersebut, yakni:

1. TB. KSA EMERALD 02/ BG. ATK 311 tali putus posisi trestel jetty holcim => Jetty Holcim patah kurleb 100 M

2. TB. ATK 2010/ BG. RMN 358 tali putus => Kandas posisi timur jetty SMI

3. TB. PSB 03/ BG. PSB 3303 tali putus => Aman

4. TB. KSA 57/ BG. RMN 388 tali putus => Kandas antara jetty holcim & SMI

5. TB. KOMPAS 02/ BG. Baiduri 30368 tali putus => Kandas sebelah barat jetty holcim

6. TB. ENTEBE STAR 29/ BG. FINACIA 59 tali putus => Kandas sebelah timur jetty SMI

"Update sementara mas dari Unit Operasional Pelabuhan Gresik dan Tuban," tambahnya.

Sementara itu, Kades Sucorejo Kecamatan Jenu, Arif Rahman Hakim yang wilayahnya dekat dengan Pelabuhan PT Semen Holcim dan PT Semen Indonesia mengaku, jika di kawasan desanya memang terdapat satu kapal yang mengalami kandas. Pemdes dan warga berharap, kapal tersebut segera dievakuasi agar tidak menganggu aktivitas warga.

"Ada laporan kapal itu mendekati bibir pantai. Malam ini kami beserta masyarakat akan berjaga, takutnya terjadi sesuatu. Semoga segera ada tindakan lebih lanjut," pungkas Kang Arif sapaan akrabnya. (tb1/rev)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Rabu, 06 Februari 2019 13:59 WIB
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Menambah jumlah destinasi wisata buatan, sebuah desa di Jombang mengembangkan destinasi wisata tanaman. Di areal wisata ini, pengelola menyuguhkan ratusan aneka tanaman bunga yang menarik dan indah. Selain keindahan wisata...
Suparto Wijoyo
Rabu, 13 Februari 2019 10:28 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*RABU, 13 Februari 2019 ini, Bude Khofifah Indar Parawansa dan Mas Emil E. Dardak dilantik di Istana Negara sebagai Gubernur-Wakil Gubernur periode 2019-2024. Ucapan selamat dan senyum mengembang diragam kesempatan beliau yang me...
Sabtu, 16 Februari 2019 11:20 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...