Minggu, 26 Mei 2019 23:07

Viral, PNS DPUTR Gresik Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Terisolir, Begini Penjelasan Pak RT

Sabtu, 19 Januari 2019 19:39 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Viral, PNS DPUTR Gresik Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Terisolir, Begini Penjelasan Pak RT
Rumah Moch Samsul Huda yang terisolir. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Warga Kabupaten Gresik heboh, Sabtu (19/1). Pasalnya, di media sosial facebook tengah viral cerita seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik yang rumahnya bertahun-tahun terisolir.

Ia adalah Moch Samsul Huda. Warga RT 2 RW 2 Desa Kembangan Kecamatan Kebomas ini sejak 2008 silam terpaksa harus lewat jalan setapak samping jalan tol layang Kebomas sebagai akses untuk bisa keluar masuk. Sebab, warga RT 01 RW 09 Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan tak mengizinkan dirinya beserta keluarganya lewat di jalan yang menjadi fasum mereka.

Bahkan, saat ini Samsul dan keluarganya terancam tak akan bisa lagi lewat jalan setapak yang selama ini digunakan. Sebab, sang pemilik juga berencana menutup akses tersebut dengan portal.

"Saya dan keluarga tak akan bisa lewat ke mana-mana kalau jalan setapak sisi timur jalan layang tol Kebomas itu sudah diportal pemiliknya," ungkap Samsul saat dihubungi BANGSAONLINE.com, Sabtu (19/1) petang.

Ia kemudian mengungkapkan awal mula tinggal di rumah terisolir tersebut. Pada tahun 2008 silam, ia menempati rumah warga berdiri di atas tanah kavling yang berpindah tangan kepadanya karena piutang. 

Saat itu, perumahan ABR sudah berdiri. Ia kemudian meminta tolong RT 01 RW 09 Perumahan ABR agar diizinkan melewati jalan mereka dengan kompensasi. Namun, tak diizinkan. "Sebetulnya, bukan hanya saya yang tinggal di sana. Ada 9 kepala keluarga (KK) lain yang ikut Desa Dahanrejo Kebomas. Namun, 9 KK itu sudah diizinkan warga ABR lewat jalan mereka. Sementara saya tak diizinkan," ceritanya.

Karena tak punya akses jalan, Samsul mengaku sempat terpaksa harus memarkir kendaraannya baik mobil maupun motor di timur jalan layang jalan tol Kebomas.

Ia mengaku sudah berkali-kali berupaya agar warga ABR mengizinkan dirinya bisa lewat di jalan mereka. Bahkan, sudah minta bantuan Sekretaris Desa (Sekdes) Kembangan. "Namun, hingga sekarang belum berbuah hasil," paparnya.

Saat ini, tambah Samsul, dirinya hanya bisa pasrah. Sebab, jalan setapak yang biasanya dipakainya untuk keluar masuk rumah juga akan diportal pemiliknya. "Sekarang depan rumah saya sudah mulai diportal. Kalau portal sudah sampai jalan setapak, akses keluar masuk saya pasti lumpuh. Saya dan keluarga tak bisa ke mana-mana karena tak ada akses jalan," terangnya. "Saya sudah pulangkan kendaraan saya seperti mobil ke Bojonegoro, " pungkasnya.

Sementara Ketua RT 01 RW 09 Perumahan ABR, Rian kepada BANGSAONLINE.com membenarkan, kalau warganya tak mengizinkan akses jalan digunakan untuk Samsul dan keluarganya. 

Namun, kata Rian, keputusan itu bukan tanpa alasan. Warga menggangap, Samsul tak bisa berkomunikasi dengan baik seperti layaknya warga pada umumnya. "Sebagai ketua RT saya sudah berkali-kali merundingkan persoalan ini. Namun, warga saya tak mengizinkan pemberian akses jalan terhadap Pak Samsul dan keluarganya," katanya, Sabtu (19/1) malam.

Rian juga membenarkan, selain Samsul ada 9 KK lain yang bukan masuk warga ABR. Namun, 9 KK itu diizinkan warga ABR memakai akses jalan mereka. "9 KK itu diizinkan memakai akses ABR karena bisa diajak komunikasi dan mau ketika kami mintai kompensasi," terangnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Minggu, 26 Mei 2019 13:06 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag42. qul law kaana ma’ahu aalihatun kamaa yaquuluuna idzan laibtaghaw ilaa dzii al’arsyi sabiilaanKatakanlah (Muhammad), “Jika ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagai-mana yang mereka katakan, niscaya tuhan-t...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...