Ketua KONI Bangkalan H. Abdul Kadir, S.H, memberikan insentif bagi atlet prestasi di sela-sela rapat koodinasi Porprov VI di Aula Dispora Bangkalan. foto: FAUZI/ BANGSAONLINE
"Dalam waktu dekat kita akan dirikan sekolah catur dan tenis meja sebagai dorongan agar prestasi atlet terus meningkat," ucap Saat Asj'ari.
Dalam kesempatan itu, Kadispora berharap KONI tidak berkecil hati meski anggaran yang dikucurkan dari APBD tergolong minim. "Dana yang kecil bukan alasan atlet tidak berprestasi. Tapi dengan memilih atlet yang berkualitas serta atlet yang betul-betul memiliki daya juang, insya Allah atlet kita dapat meraih apa yang diinginkan oleh Ketua KONI," ujarnya optimis.
Ia mengakui selama ini di Bangkalan minim kompetisi atau pertandingan olah raga. Selain itu juga miskin pembinaan di usia dini. "Oleh karena itu dengan peningkatan sinergi Dispora dan KONI, kita ke depan pertajam dengan program-program dan kegiatan, agar lebih meningkat prestasi atlet kita sesuai apa yang ingin dicapai oleh Ketua KONI," urainya.
Untuk mewujudkan itu, ia mengaku sudah menyiapkan langkah stategis. Di antaranya, melalui kerja sama dengan perusahan atau individu. "Agar pembinaan dini dan kompetisi atau event-event berjalan dengan baik. Harapannya kepada atlet bahwa bukan satu-satunya dana untuk mengembangkan prestasi, namun bekerja keras, berdaya juang, dan disiplin seperti yang dikatakan Ketua KONI. Itu modal utama," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, KONI juga memberikan tunjangan trasportasi bagi beberapa atlet yang berprestasi. "Ini sebagai dorongan motivasi, walau (nilainya) kecil," tutup. Ketua KONI Abdul Kadir. (uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




