JKSN terus menyisir segala penjuru Indonesia untuk meraih kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
INDRAMAYU, BANGSAONLINE.com - Jaringan Kiai dan Santri Nasional (JKSN) terus menyisir segala penjuru Indonesia untuk meraih kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Kali ini wilayah pantai utara (Pantura) Jawa Barat menjadi target mendulang suara.
Tujuh daerah melakukan deklarasi JKSN se-Pantura Jawa Barat, di di Pondok Pesantren Darul Ma'arif Legok, Lohbener, Kabupaten Indramayu, Selasa (15/1). Antara lain Kab Indramayu, Kab Majalengka, Kab Cirebon, Kota Cirebon, Kab Kuningan, Kab Subang dan Kab Karawang.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Acara ini dihadiri sekitar 2.000 orang dari unsur kiai, bu nyai dan santri. M. Roziqi Yasir selaku Ketua Umum JKSN Pusat menyampaikan dalam sambutannya bahwa Jawa Barat merupakan wilayah yang cukup berat bagi Pak Jokowi.
Data KPU menunjukkan bahwa pada pilpres 2014 Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla harus takluk dari pasangan Prabowo-Hatta dengan selisih sekitar 20%. Perolehan suara Prabowo-Hatta 14.167.381 atau 59,78 persen. Sementara itu, pasangan Jokowi-JK mendapat suara 9.530.315 atau 40,22 persen.
"Kalo di pilpres 2014 pak Jokowi kalah di Jawa Barat, maka di pilpres 2019 JKSN Jawa Barat harus mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memenangkan pak Jokowi di Jawa Barat. Minimal prosentasenya kebalikan dari 2014 yaitu pak Jokowi yang akan menang dengan selisih 20% dari lawannya," ungkap Roziqi
Ketua Dewan Penasihat JKSN, KH Asep Saifuddin Chalim, menegaskan kewajiban warga nahdliyin memilih KH. Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




