Selasa, 25 Juni 2019 01:32

Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri

Kamis, 10 Januari 2019 20:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri
Tersangka diamankan di Mapolres Ngawi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengamankan seorang pria pelaku penipuan berkedok bisa menjadikan anggota Polri. Ia adalah Ferry Hasibuan (28) pria asal Desa Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ada beberapa pemuda yang sudah menjadi korban kejahatannya. Akibatnya, mulai beberapa hari lalu ia meringkuk di sel Polres Ngawi. 

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan salah satu korban kepada Polres Ngawi. Adalah Suradi, warga Ngawi yang berniat memasukkan salah satu anaknya yaitu Dhimas, sebagai anggota Polri. Menurut pengakuan korban, dirinya telah menyerahkan uang 330 juta rupiah pada tersangka.

Keterangan AKP Moh. Indra Najib Kasatreskrim Polres Ngawi di hadapan kuli tinta menjelaskan bahwa pria berperawakan putih berhasil diamankan dahulu di Polsek Pasar Kliwon Jawa Tengah.

"Setelah ada laporan dari korban, kita telusuri ternyata tersangka sudah diamankan di Polsek Pasar Kliwon. Jadi kita berkoordinasi menjemput tersangka dan dibawa ke sini (Polres Ngawi, red)," jelas AKP. Moh Indra Nadjib pada awak media.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Kompol untuk menyakinkan para korbannya. Hal inilah yang membuat Suradi percaya terhadap Ferry.

Namun, begitu uang Rp 330 juta diserahkan, ternyata Dimas belum juga diterima sebagai anggota kepolisian sebagaimana dijanjikan. Akhirnya Suradi merasa ditipu melapor ke Mapolres Ngawi.

Sedangkan Dhimas sendiri telah melakukan kegiatan semacam pelatihan bersama 12 pemuda lainnya di daerah Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari kedua belas pemuda yang telah dilatih oleh anggota polisi gadungan tersebut, baru Suradi yang telah melaporkan pada Polres Ngawi.

Akibat ulahnya, ia bakal dijerat dengan Pasal 378 Subsider Pasal 372 KUHP ancaman penjara paling lama 4 tahun. (nal/rev)

Senin, 24 Juni 2019 12:08 WIB
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin menegaskan kebersihan di kawasan wisata merupakan hal yang harus dijaga, baik oleh pemerintah, masyarakat, termasuk pengunjung wisata itu sendiri.Perny...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Sabtu, 22 Juni 2019 17:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag54. Rabbukum a’lamu bikum in yasya' yarhamkum aw in yasya' yu’adzdzibkum wamaa arsalnaaka ‘alayhim wakiilaanTuhanmu lebih mengetahui tentang kamu. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia akan memberi rahmat kepad...
Sabtu, 22 Juni 2019 13:55 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...