Minggu, 24 Maret 2019 23:03

Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri

Kamis, 10 Januari 2019 20:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri
Tersangka diamankan di Mapolres Ngawi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengamankan seorang pria pelaku penipuan berkedok bisa menjadikan anggota Polri. Ia adalah Ferry Hasibuan (28) pria asal Desa Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ada beberapa pemuda yang sudah menjadi korban kejahatannya. Akibatnya, mulai beberapa hari lalu ia meringkuk di sel Polres Ngawi. 

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan salah satu korban kepada Polres Ngawi. Adalah Suradi, warga Ngawi yang berniat memasukkan salah satu anaknya yaitu Dhimas, sebagai anggota Polri. Menurut pengakuan korban, dirinya telah menyerahkan uang 330 juta rupiah pada tersangka.

Keterangan AKP Moh. Indra Najib Kasatreskrim Polres Ngawi di hadapan kuli tinta menjelaskan bahwa pria berperawakan putih berhasil diamankan dahulu di Polsek Pasar Kliwon Jawa Tengah.

"Setelah ada laporan dari korban, kita telusuri ternyata tersangka sudah diamankan di Polsek Pasar Kliwon. Jadi kita berkoordinasi menjemput tersangka dan dibawa ke sini (Polres Ngawi, red)," jelas AKP. Moh Indra Nadjib pada awak media.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Kompol untuk menyakinkan para korbannya. Hal inilah yang membuat Suradi percaya terhadap Ferry.

Namun, begitu uang Rp 330 juta diserahkan, ternyata Dimas belum juga diterima sebagai anggota kepolisian sebagaimana dijanjikan. Akhirnya Suradi merasa ditipu melapor ke Mapolres Ngawi.

Sedangkan Dhimas sendiri telah melakukan kegiatan semacam pelatihan bersama 12 pemuda lainnya di daerah Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari kedua belas pemuda yang telah dilatih oleh anggota polisi gadungan tersebut, baru Suradi yang telah melaporkan pada Polres Ngawi.

Akibat ulahnya, ia bakal dijerat dengan Pasal 378 Subsider Pasal 372 KUHP ancaman penjara paling lama 4 tahun. (nal/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...