Minggu, 20 Januari 2019 23:20

Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri

Kamis, 10 Januari 2019 20:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Polres Ngawi Amankan Pelaku Penipuan Bermodus Calo Anggota Polri
Tersangka diamankan di Mapolres Ngawi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengamankan seorang pria pelaku penipuan berkedok bisa menjadikan anggota Polri. Ia adalah Ferry Hasibuan (28) pria asal Desa Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ada beberapa pemuda yang sudah menjadi korban kejahatannya. Akibatnya, mulai beberapa hari lalu ia meringkuk di sel Polres Ngawi. 

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan salah satu korban kepada Polres Ngawi. Adalah Suradi, warga Ngawi yang berniat memasukkan salah satu anaknya yaitu Dhimas, sebagai anggota Polri. Menurut pengakuan korban, dirinya telah menyerahkan uang 330 juta rupiah pada tersangka.

Keterangan AKP Moh. Indra Najib Kasatreskrim Polres Ngawi di hadapan kuli tinta menjelaskan bahwa pria berperawakan putih berhasil diamankan dahulu di Polsek Pasar Kliwon Jawa Tengah.

"Setelah ada laporan dari korban, kita telusuri ternyata tersangka sudah diamankan di Polsek Pasar Kliwon. Jadi kita berkoordinasi menjemput tersangka dan dibawa ke sini (Polres Ngawi, red)," jelas AKP. Moh Indra Nadjib pada awak media.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Kompol untuk menyakinkan para korbannya. Hal inilah yang membuat Suradi percaya terhadap Ferry.

Namun, begitu uang Rp 330 juta diserahkan, ternyata Dimas belum juga diterima sebagai anggota kepolisian sebagaimana dijanjikan. Akhirnya Suradi merasa ditipu melapor ke Mapolres Ngawi.

Sedangkan Dhimas sendiri telah melakukan kegiatan semacam pelatihan bersama 12 pemuda lainnya di daerah Sukoharjo, Jawa Tengah. Dari kedua belas pemuda yang telah dilatih oleh anggota polisi gadungan tersebut, baru Suradi yang telah melaporkan pada Polres Ngawi.

Akibat ulahnya, ia bakal dijerat dengan Pasal 378 Subsider Pasal 372 KUHP ancaman penjara paling lama 4 tahun. (nal/rev)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...