Senin, 19 Agustus 2019 07:25

Gara-gara Tak Mau Dicerai, Suami Nekat Gorok Leher dan Perut

Rabu, 09 Januari 2019 13:59 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Herman Subagyo
Gara-gara Tak Mau Dicerai, Suami Nekat Gorok Leher dan Perut
Sebagian warga Dusun Jongke Desa Sukorame saat menyaksikan upaya evakuasi oleh aparat setempat. foto: HERMAN S/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Lantaran tak mau dicerai oleh sang istri, Turni (43) warga RT/RW 08/04 Desa Sukorame Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, akhirnya nekat melakukan upaya percobaan bunuh diri. Aksinya ini membuat geger warga setempat Rabu (9/1) pagi tadi.

Sementara Yusuf Wijaya, Kepala Dusun Jongke Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek membenarkan adanya upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh salah satu warganya yang bernama Turni.

"Ya benar. Ada upaya percobaan bunuh diri oleh warga kami yang bernama Turni. Yang bersangkutan itu mengalami depresi, karena istrinya minta cerai. Istrinya itu bekerja di luar negeri. Setelah pulang, si istri minta cerai," katanya ketika dikonfirmasi lewat handphone.

Yusuf tidak mengetahui dengan pasti berapa lama istri Turni bekerja di luar negeri. Meski demikian, dia memastikan bahwa akar persoalan ini dilatar belakangi adanya permintaan cerai dari sang istri.

Menurut Yusuf, peristiwa ini terjadi pagi hari sekitar jam 07.15 WIB. Dalam upaya percobaan bunuh diri tersebut, Turni melukai tubuhnya sendiri dengan senjata tajam. Turni sempat menggorok leher sendiri dan sebagian menyayat perutnya.

Beruntung aksi nekat dari Turni diketahui oleh tetangganya yang termasuk kerabat dekat dari Turni sendiri. Warga pun beramai-ramai menolong korban untuk langsung membawanya ke Puskesmas terdekat. Selanjutnya Turni dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Trenggalek.

Sementara salah satu petugas RSUD Kabupaten Trenggalek membenarkan jika terdapat salah satu pasien bernama Turni asal Desa Sukorame yang telah melakukan upaya percobaan bunuh diri namun gagal. Saat ini Turni mendapat perawatan medis dari rumah sakit. (man/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...