Minggu, 26 Mei 2019 11:14

Kantor KPU Ngawi Digeruduk Massa 'Tikus Pithi', Minta Ada Capres Independen

Kamis, 03 Januari 2019 12:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Kantor KPU Ngawi Digeruduk Massa
Aksi puluhan massa kelompok "Tikus Pithi" saat demo di depan KPU Ngawi. foto: ZAINAL ABIDIN/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi didemo puluhan orang, Kamis (03/01/2019) pagi sekitar jam 09.00 WIB. Massa yang mengatasnamakan kelompok "Tikus Pithi" ini menggelar aksi damai untuk menyuarakan aspirasinya.

Mereka melakukan orasi meminta agar KPU Ngawi mengakomodir aspirasinya dalam Pilpres 2019, yakni mengajukan calon presiden dan wakil presiden independen, alias nonparpol. Sambil menyanyikan lagu dan yel-yel, mereka terus berorasi menyampaikan aspirasinya.

"Aksi ini kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia, yang berarti keberadaan kita memang ada dan siap untuk turut serta dalam pemilihan capres mendatang," jelas Saifuddin, korlap aksi di depan awak media, Kamis (03/01).

Saifuddin mengaku pihaknya telah mengumpulkan identitas (KTP) sebagai salah satu persyaratan untuk mengajukan capres-cawapres independen. Untuk wilayah Ngawi, ia mengklaim sudah siap sekitar tiga ribuan anggota yang menghendaki adanya kelompok independen tersebut. Adapun calon presiden yang diajukan adalah Tuntas Subagyo, warga dari Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Kalau saat pemilihan daerah dari independen dapat berpartisipasi, kenapa untuk pemilihan kepala negara tidak bisa? Kita berharap dari KPU dapat mengakomodir aspirasi ini," terang Saifuddin.

(Ketua KPU Ngawi saat menerima memberikan penjelasan kepada massa)

Setelah melakukan orasi selama hampir satu jam, akhirnya para peserta aksi ditemui ketua KPU Ngawi, Samsul Wathoni. Di depan para massa, Samsul Wathoni menerima yang menjadi aspirasi mereka. Ia berjanji akan membahas usulan tersebut dengan KPU RI.

"Kita terima apa yang menjadi aspirasi mereka. Akan tetapi KPU Ngawi tidak punya kewenangan untuk memutuskan, dan semua sudah diatur dalam undang-undang," urai Mas Toni sapaan Ketua KPUD Ngawi saat ditemui Bangsaonline.com. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...