Senin, 26 Agustus 2019 12:45

Bea Siswa S-1 ke China Tak Cair, Alumni SMK Kesehatan Alyasini Merasa Tertipu

Rabu, 02 Januari 2019 13:24 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ardiansyah
Bea Siswa S-1 ke China Tak Cair, Alumni SMK Kesehatan Alyasini Merasa Tertipu
Ketua LSM Pasdewa Totok Roy. foto: SUPARDI/ BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com – Sembilan alumni wali murid SMK Kesehatan Al Yasini mengadu ke LSM Pasdewa. Mereka merasa tertipu dengan janji Kepala Sekolah terkait adanya beasiswa S-1 ke China. Namun, hingga kini beasiswa yang dijanjikan tak pernah ada.

“Isi pengaduan, mereka merasa ditipu kepala sekolah. Modus penipuan diiming-iming mendapatkan beasiswa S-1 ke China. Setelah lolos seleksi, sembilan siswa ini kuliah kesehatan ke China,” ujar Ketua LSM Pasdewa Totok Roy.

Kasus ini bermula ketika Kepala Sekolah SMK Kesehatan Al- Yasini memberi informasi mengadakan adanya tes beasiswa S-1 ke China. Ada 26 siswa alumni SMK Al-Yasini lulus tes dan berangkat ke China sejak 2016.

Setelah dua tahun kuliah, beasiswa sebesar Rp 24 juta tiap tahun yang dijanjikan tidak pernah cair. Beberapa orang tua siswa mulai kesulitan keuangan untuk membiayai anaknya kuliah di China.

“Belakangan ini, sembilan orang tua wali murid alumni SMK Kesehatan Al Yasini itu merasa cemas. Janji kepala sekolah soal beasiswa Rp 24 juta setiap tahun tidak direalisasi. Padahal mereka sangat mengharapkan itu,” ujar Totok.

Pada pertengahan tahun 2018, mereka kembali menanyakan beasiswa tersebut. Jawaban kepala sekolah sama, anggaran masih dipending.

“Pada tahun 2017 alasannya anggaran untuk kepentingan Pilkada, keperluan KPUD. Saat itu calon tunggal, Cabup Irsyad Yusuf dan Mujib Imron yang juga pendiri Yayasan Miftahul Ulum-SMK Kesehatan,” papar dia.

Dengan didampingi ketua LSM Pasdewa, para orang tua mendatangi Kasek SMK Kesehatan Al- Yasini, guna minta kejelasan dari program beasiswa yang diperoleh masing-masing siswa. Mereka juga tidak mendapatkan kepastian kapan pencairan. Saat itu hanya diberi tahu akan mendapatakan beasiswa Rp 24 juta selama tiga tahun. Namun hingga tahun kedua, beasiswa itu tidak pernah ada.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Al Yasini belum berhasil dikonfirmasi. (psr5/par/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...