Ratusan Seniman dan Budayawan Desak Pemkab Pasuruan Bangun Gedung Kesenian

Ratusan Seniman dan Budayawan Desak Pemkab Pasuruan Bangun Gedung Kesenian Para seniman yang kemarin menggelar dialog mengenai seni dan budaya.

Menyikapi usulan para seniman tersebut, Nurul selaku Kabid yang membidangi kesenian itu angkat bicara. Dia juga merasa iri karena Kota Pasuruan yang wilayahnya kecil punya gedung kesenian. "Kami setuju jika Kabupaten Pasuruan punya gedung kesenian, karena Kota Pasuruan sendiri wilayahnya kecil saja punya gedung, masak kita gak punya," kata dia.

Kemudian Nurul balik bertanya kepada para seniman yang hadir. "Jika anggaranya ada, terus pembangunan gedungnya mau taruh mana?," tanya dia.

Kemudian terkait prasasti, candi, dan peninggalan purbakala lainnya, dia juga ingin survei lokasi dulu. Setelah survei lokasi, dia juga melakukan klasifikasi untuk mengecek keaslian barang tersebut ke BPCB (Badan pelestarian Cagar Budaya) di Trowulan, Mojokerto. "Kita cek ke BPCB dulu, asli atau tidaknya baru kita kembangkan bersama," jelasnya.

Adapun terkait alat tradisional, kegiatan seni budaya dan tradisi tersebut, Nurul berkeinginan mengajak para seniman dan budayawan untuk duduk bareng membahas bersama. "Cuma kendalanya di anggaran. Kita ingin mengembangkannya, cuma dana kita kan terbatas. Tapi selagi ada kemauan kita bersama-sama usaha, jika APBD tidak mampu ya APBN," terang Nurul.

Sementara Ketua DK3P, Ki Bagong Sinukarto menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah terkait di mana letak posisi gedung tersebut diadakan. "Pastinya pemerintah lebih taulah di mana gedung itu dibangun. Tapi gambaran kami, kesenian itu yang banyak di kabupaten adalah wilayah Pasuruan Barat," tandasnya. (afa/dur)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO