Kamis, 22 Agustus 2019 19:26

Penunggak BPJS Kesehatan Mandiri Tetap Bisa Dapatkan Pelayanan Publik, Belasan Perusahaan Nunggak

Rabu, 26 Desember 2018 14:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Penunggak BPJS Kesehatan Mandiri Tetap Bisa Dapatkan Pelayanan Publik, Belasan Perusahaan Nunggak
Ilustrasi SHM.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Langkah BPJS Kesehatan untuk mengganjal pelayanan publik lainnya bagi peserta mandiri yang menunggak iuran, tampaknya sulit terwujud. Pasalnya, ketentuan PP 86/2013 terhadap peserta mandiri yang menunggak, belum terkoneksi dengan instansi lainnya. Salah satunya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta BPN.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Prasetyo Wibowo mengatakan, sistem aplikasi OSS yang saat ini dipergunakan belum bisa secara otomatis untuk menunda permohonan perizinan bagi masyarakat yang menunggak iuran BPJS mandiri. "Aplikasi ini memang belum terkoneksi. Namun hanya memberi informasi potensi terhadap si pemohon," katanya, Rabu (26/12).

Dengan begitu, Prasetyo mengaku jika OPD yang dipimpinnya tak akan bisa menunda atau membatalkan permohonan perizinan bagi penunggak iuran BPJS. "Apalagi aplikasi tersebut online dan tidak offline. Jadi pemohon bisa mencetak di mana saja sepanjang ada koneksi data internet. Soal adanya informasi potensi tunggakan iuran BPJS, kami hanya sebatas menyampaikan informasi. Selebihnya BPJS yang akan menindaklanjuti," beber Prasetyo.

Hal senada juga disampaikan Arif Kurniawan, Kasie Hubungan Hukum Pertanahan BPN Pacitan. Menurut Wawan, begitu ia karib disapa, selama ini tidak ada aplikasi yang terkoneksi dengan BPJS soal pemohon sertifikat yang nunggak iuran BPJS.

"Sepanjang semua syarat administrasi terpenuhi, tetap akan kami proses penerbitan sertifikat hak milik. Jadi kami tidak mendasarkan, apakah pemohon tersebut nunggak BPJS ataukah tidak," jelasnya di tempat terpisah.

Menurut Wawan, selama ini sistem blokir hanya terkoneksi dengan KPK. Itu pun setelah ada penetapan tersangka oleh lembaga anti rasuah tersebut. "Kalau hanya nunggak iuran BPJS, tidak akan menghalangi pemohon SHM. Sepanjang syarat administrasi terpenuhi, tetap akan kami proses," tandasnya.

Belasan Badan Usaha Swasta di Pacitan Nunggak Iuran BPJS Kesehatan

Di sisi lain, Kepala BPJS Kesehatan Pacitan, Sutomo mengungkapkan, sampai detik ini masih ada 15 badan usaha swasta di Pacitan yang nunggak iuran BPJS. "Jumlahnya mencapai Rp 19.170.056," ujarnya, Rabu (26/12).

Menurut Sutomo, piutang iuran itu wajib untuk diselesaikan oleh lembaga atau badan usaha yang bersangkutan. "Apabila tidak ada perhatian, kami akan melibatkan pihak Kejaksaan Negeri sebagai pengacara negara baik di dalam maupun di luar persidangan guna menyelesaikan piutang tersebut," tandasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...