Selasa, 14 Juli 2020 22:35

Bentuk Kampung Wisata Tenun Ikat, Disbudparpora Hadirkan Kades Pujon

Sabtu, 22 Desember 2018 09:51 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Arif Kurniawan
Bentuk Kampung Wisata Tenun Ikat, Disbudparpora Hadirkan Kades Pujon
Kepala Disbudparpora Kota Kediri bersama para peserta sosialisasi di hotel Viva Kediri. foto: ARIF K/BANGSAONLINE

KEDIRI, BAGSAONLINE.com - Dalam upaya membentuk kampung wisata tenun di Kelurahan Bandar Kidul, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Oleh Raga (Disbudparpora) Kota Kediri terlebih dahulu menggelar sosialisasi dengan memghadirkan beberapa narasumber.

Dalam sosialisasi yang dibuka Kepala Disbudparpora Nur Muhyar ini diharapkan, nantinya Bandar Kidul menjadi kelurahan dengan destinasi tenun Ikat. “Bandar kidul nantinya sebagai kampung tenun Ikat yang bisa digunakan jujukan wisata,” papar dia.

Untuk narasumber dalam sosialisasi ini menghadirkan kepala Desa Pujon Udi Hartoko yang dinilai berhasil mengubah Desa Pujon sebagai desa wisata. Selain itu juga ada Adi Sapta dari perwakilan biro perjalanan wisata, serta Agung Kartiko dari PHRI.

Menurut Nur Muhyar, nantinya para wisatawan bisa melihat secara langsung proses pembuatan tenun ikat secara tradisional. Mulai dari pemilihan benang, pewarnaan, hingga proses menenun.

“Di Bandar Kidul nantinya komplit. Wisatawan bisa melihat proses menenun hingga berbelanja kain tenun ikat maupun pakaian dari bahan tenun yang sudah jadi,” jelas dia.

Untuk diketahui, Kelurahan Bandar Kidul di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dikenal sebagai sentra perajin tenun ikat bukan mesin. Tercatat ada 13 perajin yang masih produktif menjalankan usahanya itu. Sudarman, salah seorang perajin mengatakan, sudah menjalankan usahanya itu secara temurun dari Torejo, bapaknya, yang juga meneruskan usaha dari Sahid, kakeknya.

Sebagai sentra perajin tenun ikat, nama Kelurahan Bandar Kidul juga sudah terkenal bagi para penggemar kain tenun ikat. Kelurahan yang terletak sekitar 1 Km arah barat Alun-alun Kota tersebut menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Kediri. Para pengunjung tersebut biasanya diakomodir oleh beberapa hotel maupun agen travel yang cukup mudah ditemui di Kota Kediri yang hanya terdiri dari 3 kecamatan ini. Sehingga bukan pemandangan yang asing lagi jika ada turis mancanegara yang berjalan-jalan di kawasan Bandar Kidul.

Para perajin tenun ikat tersebut tidak pernah menutup-nutupi proses pembuatan kain tenun ikat. Bahkan mereka mempersilakan dan memfasilitasi para pengunjungnya untuk melihat proses pembuatan hingga memberi kesempatan untuk mencoba menenun. (rif/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...