Jumat, 13 Desember 2019 10:33

BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Sosialisasikan Perpres Nomor 82 Tahun 2018

Rabu, 19 Desember 2018 19:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Sosialisasikan Perpres Nomor 82 Tahun 2018
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Sri Mugirahayu saat memberikan paparan kepada wartawan.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Mengakhiri tahun 2018, BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo melaksanakan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Sri Mugirahayu mengatakan, bahwa Perpres tersebut membawa angin segar bagi implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Tak hanya menyatukan sejumlah regulasi yang awalnya diterbitkan masing-masing instalasi, perpres ini juga menyempurnakan aturan sebelumnya.

Dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2018, bayi yang baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan. Aturan ini mulai berlaku 3 bulan sejak Perpres tersebut diundangkan. Jika sudah didaftarkan dan iurannya sudah dibayarkan, maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan, sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

"Untuk bayi yang dilahirkan bukan dari peserta JKN, dan KIS, maka diberlakukan ketentuan pendaftaran peserta Pekerjaan Bukan Penerima Upah (PBPU) pada umumnya. Proses verifikasi pendaftarannya memerlukan 14 hari. Dan setelah melalui rentang waktu itu, iurannya baru bisa dibayarkan," cetus Sri kepada wartawan usai pressrilis di kantornya, Rabu (19/12).

Sementara itu untuk perangkat desa, kehadiran perpres ini juga membuat status kepesertaan JKN-KIS bagi perangkat desa menjadi lebih jelas. "Perhitungan iurannya sama dengan perhitungan iuran bagi pekerja penerima upah, yaitu 2 persen dipotong dari penghasilan, 3 persen dibayarkan oleh pemerintah," urainya.

Jika ada pasangan suami istri yang masing-masing merupakan pekerja, maka keduanya wajib didaftarkan sebagai peserta JKN dan KIS, dengan segmen PPU oleh masing-masing pemberi kerja baik pemerintah maupun swasta. Keduanya juga harus membayar iuran sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta berhak memilih kelas perawatan tertinggi.

"Jika pasangan suami istri sudah mempunyai anak, maka untuk kelas kelas rawat anaknya dapat ditetapkan sejak awal pendaftaran dengan memilih kelas rawat yang paling tinggi," terang Sri.

Sedangkan bagi peserta yang menunggak iuran lebih dari satu tahun, di Perpres ini, batas maksimal tagihannya adalah 24 bulan, yang mana sebelumnya hanya 12 bulan. "Sejumlah ketentuan baru yang buat oleh pemerintah itu diharapkan mampu mengoptimalkan program JKN dan KIS," paparnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 12 Desember 2019 12:27 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Di penghujung tahun 2019, Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu kembali menghadirkan theme park terbaru yang tidak kalah menarik dengan theme park lainnya, yakni Milenial Glow Garden (MGG). Obyek wisata Spektakuler Lighting ...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...