Kamis, 09 Juli 2020 15:31

RGS Sesalkan Pengeprasan Jasmas DPRD Gresik

Minggu, 09 Desember 2018 21:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
RGS Sesalkan Pengeprasan Jasmas DPRD Gresik
H. Moh. Khozin Ma'sum.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Relawan Gerakan Sosial (RGS) Indonesia turut menanggapi dikeprasnya sejumlah program jaring aspirasi (Jasmas) DPRD Gresik di APBD tahun 2019.

Pendiri RGS Indonesia, H. Moh. Khozin Ma'sum mengaku menyesalkan pengeprasan program tersebut. "Kalau memang benar adanya pengeprasan program Jasmas untuk kerakyatan, RGS Indonesia sangat menyesalkan," ujar Khozin kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (9/12/2018) malam.

Sebab, ia menilai program Jasmas berupa bantuan keuangan maupun hibah sangat dibutuhkan masyarakat. "Khususnya dalam kondisi seperti saat ini. Masyarakat membutuhkan bantuan modal usaha maupun mengembangkan usahanya," katanya.

"Dengan adanya pengeprasan bantuan berupa hibah tersebut, harapan mereka untuk berusaha menjadi pupus. Sudah barang tentu masyarakat yang akan menerima bantuan begitu tahu usulan mereka dikepras, pasti sangat kecewa," paparnya.

Menurut Khozin, apa yang dilakukan anggota DPRD Gresik melalui program Jasmas merupakan salah satu upaya membantu program pemerintah dalam rangka mengentas kemiskinan, dan mengurangi angka pengangguran.

"Sebab, dengan program tersebut, masyarakat diberikan stimulan agar mereka bisa mandiri. Kalau mereka dibantu permodalan, dibantu untuk membuat dan mengembangkan usaha seperti UMKM, itu adalah bagian dari upaya mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan ekonomi kerakyatan," urai Bendahara Umum DPP Bakuppi ini.

"Kelompok UMKM merupakan kelompok usaha kecil yang terbukti tangguh. Hal ini terbukti saat badai krisis ekonomi melanda Indonesia pada 1998, UMKM terbukti paling tangguh bertahan. Dan, UMKM ini yang membuat ekonomi bangsa Indonesia kembali bangkit dari keterpurukan. Makanya, pemerintah Gresik harus banyak memperhatikan UMKM sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat," pungkasnya.

Namun, kabar pengeprasan ini masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari Pemkab Gresk, khususnya Bappelitda, sehingga belum bisa dipastikan penyebabnya. Sebab, hingga kini Kepala Kepala Bappelitda Herman TH. Sianturi belum berhasil dikonfirmasi soal hal ini. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...