Sabtu, 23 Februari 2019 18:46

Ratusan Kuota BPJS Kesehatan Bersubsidi di Pacitan Belum Terpakai

Selasa, 04 Desember 2018 10:32 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Ratusan Kuota BPJS Kesehatan Bersubsidi di Pacitan Belum Terpakai
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pacitan Sutomo.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pacitan Sutomo menyatakan, masih ada ratusan kuota BPJS kesehatan subsidi pemerintah yang belum digunakan.

"Dari sebanyak 10.096 kuota, baru digunakan sebanyak 9.800 lebih. Praktis masih ada ratusan kuota yang belum dimanfaatkan," ujar Sutomo yang saat itu tengah perjalanan dinas menuju Tulungagung, Selasa (4/12).

Dia menegaskan, pihaknya hanya sekadar melakukan pencatatan dan entry ke master file atas unjuk dari Pemkab Pacitan, melalui Dinas Sosial terhadap masyarakat tidak mampu yang masuk dalam jaminan sosial subsidi pemerintah tersebut. "Sepanjang tidak ada usulan, tentu tidak akan masuk di master file kami," ungkapnya.

Lebih lanjut Sutomo menegaskan, semua peserta BPJS baik jalur mandiri, ASN ataupun subsidi pemerintah, memang diharuskan memiliki administrasi kependudukan. Utamanya kartu keluarga (KK) dan KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP. Dengan begitu, bagi masyarakat yang belum masuk dalam database kependudukan tentu tidak akan bisa masuk dalam master file BPJS.

"Dasar kami nomor induk kependudukan (NIK) dari Dispendukcapil. Selama masyarakat belum masuk dalam database kependudukan, tentu tidak akan bisa masuk kepesertaan BPJS," jlentrehnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan jaminan sosial kesehatan bagi warga miskin, dengan premi sebesar Rp 23.000 per bulan yang diberikan secara cuma-cuma. Kepesertaan BPJS bersubsidi itu masuk kategori pelayanan kelas III. Mereka mendapatkan pelayanan sama dengan peserta mandiri ataupun ASN, baik rawat inap, pemeriksaan medis, maupun kefarmasian. Hanya saja, peserta BPJS bersubsidi tersebut tidak diperbolehkan naik kelas dalam proses pelayanan rawat inap. (yun/rd)

Tim PSC Dinkes Pacitan Siaga 24 Jam, Apa Saja Tugasnya?
Jumat, 01 Februari 2019 06:27 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan mempunyai tim public safety center (PSC) yang siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apa saja tugas tim ini? Simak video berikut.
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Februari 2019 12:01 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEBAT capres kedua telah digelar dengan segala kehormatannya pada 17 Februari 2019. Riuh tepuk tangan dan sorakan terdengar di setiap kerumunan sebagai lahan hiburan politik yang sangat komunalistik. Saya sendiri menepikan dir...
Sabtu, 23 Februari 2019 12:15 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 24وَاخْفِضْلَهُمَاجَنَاحَالذُّلِّمِنَالرَّحْمَةِوَقُلْرَّبِّارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيٰنِيْصَغِيْرًاۗWaikhfidh...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...