Sabtu, 11 Juli 2020 12:15

Soal Rencana Kenaikan Iuran, Begini Penjelasan BPJS Kesehatan Cabang Pacitan

Selasa, 03 September 2019 13:43 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Soal Rencana Kenaikan Iuran, Begini Penjelasan BPJS Kesehatan Cabang Pacitan
Sutomo, Kepala Operasional BPJS Kesehatan Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kepala Operasional BPJS Pacitan Sutomo angkat bicara menanggapi rencana kenaikan iuran BPJS kesehatan. Ia mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait rencana kenaikan iuran BPJS.

"Sampai detik ini saya belum ada informasi," kata Sutomo saat dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp, Selasa (3/9).

Menurutnya, wacana perubahan tarif iuran tersebut masih menunggu revisi Perpres 82/18. "Kami belum bisa memberikan pernyataan apapun. Apalagi hampir setiap hari ada berita terkait iuran BPJS kesehatan di tingkat atas," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa sampai saat ini pemerintah masih membahas tentang kenaikan iuran peserta program JKN-KIS. Sebab, sesuai regulasi bahwa besaran iuran seharusnya ditinjau maksimal dua tahun sekali. Dan, sejak tahun 2016 iuran belum mengalami penyesuaian.

"Sejak awal program iuran JKN-KIS, nilai iuran yang telah ditetapkan sampai saat ini adalah angka yang belum sesuai dengan perhitungan aktuaria. Namun pemerintah memiliki komitmen tinggi untuk memberikan suntikan dana tambahan jika terjadi mismatch (ketidakcocokan) antara biaya pelayanan kesehatan dengan iuran," tandas Sutomo seraya menjelaskan jika penyesuaian iuran dilakukan dalam peningkatan layanan kesinambungan program JKN-KIS.

Sekadar diketahui, dalam perkembangan terakhir, DPR masih tetap menolak rencana pemerintah yang akan menaikkan tarif iuran peserta bukan penerima upah (PBPU) kelas I, II, dan III Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Alasan wakil rakyat menolak kenaikan iuran, utamanya untuk peserta kelas III, lantaran data penerima masih perlu dilakukan validasi.

Penolakan tersebut disampaikan dalam rapat kerja gabungan Komisi IX dan XI DPR membahas defisit keuangan BPJS Kesehatan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/9). Ada sembilan poin kesepakatan rapat. Salah satunya poin kedua yang memuat penolakan kenaikan iuran untuk PBPU kelas III saat ini. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...