Kajari Pamekasan, Tito Prasetyo.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Penanganan kasus korupsi di Kabupaten Pamekasan pada tahun 2018 mengalami penurunan. Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Kejari Pamekasan Tito Prasetyo saat memperingati hari anti korupsi sedunia.
"Ada tiga kasus kita tingkatkan ke penyidikan, dan satu kasus Kepala Desa Dasok yang akan disidangkan terkait Dana Desa (DD)," ungkapnya di sela-sela acara lomba cerdas cermat dan yel-yel serta pidato tingkat SMP se-Kabupaten Pamekasan yang digelar di SMPN 2 Larangan Pamekasan, Rabu (28/11).
BACA JUGA:
- Pemkab dan Kejari Pamekasan Teken Nota Kesepakatan Layanan Hukum Perdata dan TUN
- Kejari Pamekasan Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi UPS Palengaan
- KPK Rekomendasikan Sejumlah Pembenahan di Titik Rawan Korupsi Pemkab Pamekasan
- Polres Pamekasan Stop Penyelidikan Dugaan Korupsi Gebyar Batik 2022, Ini Alasannya
"Untuk tahun ini penanganan kasus di kabupaten pamekasan mengalami penurunan," sambungnya.
"Untuk kasus kepala desa dasok yang juga terkena OTT KPK bersama Bupati Pamekasan Syafi'i, kita sudah siap sidangkan," ujarnya.
Adapun dalam rangka memperingati hari anti korupsi internasional kali ini, Kejari menggelar lomba cerdas cermat, yel-yel, dan pidato tingkat SMP se-Kabupaten Pamekasan.
“Kita tanamkan sejak dini kepada pelajar, supaya setelah dewasa nanti mereka tahu terhadap hukum dan tidak akan melakukan tindak pidana koruptif," tuturnya. (err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




