Senin, 23 September 2019 10:46

Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Gus Ipul Kisahkan Kesabaran Rasulullah

Jumat, 23 November 2018 23:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Gus Ipul Kisahkan Kesabaran Rasulullah
Wagub Jatim Drs Saifullah Yusuf Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Islamic Centre Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, atau yang lebih dikenal maulid nabi menjadi momen yang tepat untuk memperkenalkan Rasulullah SAW kepada generasi penerus. 

“Kita kenalkan bagaimana sejarah kanjeng nabi, mulai lahir, tumbuh dewasa, menjalani hidup, ketauladannya, hingga beliau wafat. Ini agar anak-anak kita cinta dan meneladani beliau,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H Prov. Jatim Tahun 2018 di Gedung Islamic Center Surabaya, Kamis (22/11) malam.

Gus Ipul, sapaan akrabnya mengatakan, dengan mengenal Rasulullah SAW, diharapkan bangsa ini terus memiliki generasi yang mencintai, mengenang dan meneladani sosok Rasul akhir zaman.

"Sangat banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari kisah hidup maupun sosok Nabi Muhammad SAW. Salah satunya, bagaimana beliau menghadapi permasalahan dengan penuh kesabaran, mengutamakan dialog dan musyawarah. Namun jika lawan yang dihadapi masih bersikeras, maka dengan terpaksa beliau berperang," terangnya.

Jadi perang itu, lanjut Gus Ipul, jika keadaan sudah sangat terpaksa. Contohnya ada perjanjian yang diingkari, ada orang yang semaunya sendiri, tidak mau diajak dialog baik-baik. Baru kemudian Rasulullah SAW mengangkat pedangnya untuk berperang.

"Kesabaran Rasulullah SAW sampai-sampai membuat para sahabat jengkel. Sebab tak jarang Rasulullah SAW mendapat perlakuan kasar dari lawannya. Meski diperlakukan kasar, Rasulullah SAW tetap menghadapinya dengan sabar dan malah membuka dialog yang lebih luas kepada lawannya. Salah satu contohnya adalah Perjanjian Hudaibiyyah yang terjadi pada Tahun 628 M (Dzulqa'dah, 6 H)," cerita Gus Ipul.

Pada tahun itu, sekitar 1.400 Muslim berangkat ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Mereka mempersiapkan hewan kurban untuk dipersembahkan kepada Allah SWT. Namun karena saat itu kaum Quraisy di Makkah sangat anti terhadap kaum Muslim Madinah, maka Makkah tertutup untuk kaum Muslim.

Quraisy, walaupun begitu, menyiagakan pasukannya untuk menahan Muslim agar tidak masuk ke Mekkah. Pada waktu ini, bangsa Arab benar benar bersiaga terhadap kekuatan militer Islam yang sedang berkembang. Nabi Muhammad mencoba agar tidak terjadi pertumpahan darah di Mekkah, karena Mekkah adalah tempat suci.Akhirnya kaum Muslim menyetujui langkah Nabi Muhammad, bahwa jalur diplomasi lebih baik daripada berperang

“Saat itu Rasulullah SAW mengalah, tapi ternyata Perjanjian Hudaibiyah dilanggar oleh Quraisy, tetapi kaum Muslim bisa membalasnya dengan penaklukan Mekkah (Fathul Makkah) pada tahun 630 M. Hasilnya banyak anak-anak muda yang masuk Islam, dan menjadi panglima Rasulullah SAW seperti Khalid bin Walid” ujar orang nomor dua di Jawa Timur ini.

Wagub kelahiran Pasuruan ini menambahkan, manfaat lain dari Peringatan Maulid Nabi adalah menjadi ajang bersilaturahmi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. 

“Ini patut kita syukuri, karena maulid menjadi instrumen untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan ditengah-tengah perbedaan yang ada. Mudah-mudahan ini bisa dijaga ke depannya” pungkasnya.

Peringatan Maulid Nabi yang dihadiri oleh ratusan peserta ini juga diisi tausiah agama dari KH. Musta'in Syafi'i yang akrab disapa Yai Ta'in, yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Madrasatul Qur'an, Tebu Ireng, Jombang. (ian/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...