Rabu, 26 Februari 2020 04:05

Bertambah, Jadi Empat Desa di Sidoarjo yang Porak Poranda Akibat Puting Beliung

Senin, 19 November 2018 21:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Bertambah, Jadi Empat Desa di Sidoarjo yang Porak Poranda Akibat Puting Beliung
Salah satu rumah yang atapnya hilang usai 'ditiup' puting beliung.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puting beliung menerjang empat desa di Tulangan, Senin (19/11). Peristiwa itu diawali mendung yang tiba-tiba hitam tebal. Kemudian angin kencang menerjang empat desa di Kecamatan Tulangan. Yaitu, Desa Kepunten, Kajeksan, Kematren, dan Singopadu. Dari data yang dihimpun, puluhan rumah milik warga rusak parah akibat diterjang puting beliung.

Kepala Desa Kepunten Bambang Supriyadi menjelaskan, awalnya tidak ada tanda-tanda puting beliung. "Warga beraktivitas seperti biasa. Lantaran hari beranjak gelap, mayoritas penduduk mulai masuk ke dalam rumah. Pukul 14.30, hujan mulai turun. Intensitasnya bertambah lebat. Guyuran hujan itu disertai angin kencang. Semakin lama, hempasan angin semakin kencang. Tiba-tiba 'brakk', genting rumah warga hilang," ceritanya.

Hempasan angin kencang itu tidak lama. Berkisar lima menit. Setelah itu, angin kembali normal. Yang tersisa guyuran hujan. Meski hanya beberapa menit, namun dampaknya sangat besar.

Bambang menjelaskan, dari pendataan sementara, ada dua dusun yang terdampak. Yaitu, Dusun Kepunten. Ada tiga rumah yang rusak. Lokasi paling parah di Dusun Malangbong. Kurang lebih 20 rumah warga terdampak. "Mayoritas genting bangunan hilang. Kami belum menemukan bangunan ambruk," jlentrehnya.

Tidak hanya rumah, lingkungan dua desa itu juga porak-poranda. Puluhan pohon di tepi jalan tumbang. Kabel listrik putus tak kuasa menahan kencangnya angin.

Bambang menjelaskan, saat ini desa masih melakukan pendataan. Petugas desa dibantu warga melihat kerusakan. Data itu nantinya akan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Untuk sementara, warga bergotong-royong membenahi rumah yang rusak. Atap rumah yang amblas ditutup genting. "Agar rumah tidak rusak diguyur hujan," ucapnya.

Amukan puting beliung juga terjadi di Desa Kajeksan. Angin kencang itu merobohkan satu rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sekretaris Desa Kajeksan Suprapto mengatakan, desa masih melakukan pendataan bangunan yang terdampak. Hasil sementara, ada satu bangunan rumah yang ambruk. "Selain itu banyak atap rumah yang amblas," jelasnya.

Suprapto menambahkan, meski rusak, warga tidak ada yang mengungsi. Atap yang amblas segera diganti.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dwidjo Prawito mengatakan, BPBD dan relawan sudah bergerak ke lapangan. Tim gabungan tersebut melakukan pendataan. "Kami memastikan jumlah rumah yang rusak," jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya itu mengatakan, kota delta memang memiliki potensi bencana. Yaitu puting beliung dan banjir. Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyiapkan petugas lapangan. "Kami minta warga juga siaga," jelasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...