Selasa, 15 Oktober 2019 09:28

Bertambah, Jadi Empat Desa di Sidoarjo yang Porak Poranda Akibat Puting Beliung

Senin, 19 November 2018 21:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Bertambah, Jadi Empat Desa di Sidoarjo yang Porak Poranda Akibat Puting Beliung
Salah satu rumah yang atapnya hilang usai 'ditiup' puting beliung.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puting beliung menerjang empat desa di Tulangan, Senin (19/11). Peristiwa itu diawali mendung yang tiba-tiba hitam tebal. Kemudian angin kencang menerjang empat desa di Kecamatan Tulangan. Yaitu, Desa Kepunten, Kajeksan, Kematren, dan Singopadu. Dari data yang dihimpun, puluhan rumah milik warga rusak parah akibat diterjang puting beliung.

Kepala Desa Kepunten Bambang Supriyadi menjelaskan, awalnya tidak ada tanda-tanda puting beliung. "Warga beraktivitas seperti biasa. Lantaran hari beranjak gelap, mayoritas penduduk mulai masuk ke dalam rumah. Pukul 14.30, hujan mulai turun. Intensitasnya bertambah lebat. Guyuran hujan itu disertai angin kencang. Semakin lama, hempasan angin semakin kencang. Tiba-tiba 'brakk', genting rumah warga hilang," ceritanya.

Hempasan angin kencang itu tidak lama. Berkisar lima menit. Setelah itu, angin kembali normal. Yang tersisa guyuran hujan. Meski hanya beberapa menit, namun dampaknya sangat besar.

Bambang menjelaskan, dari pendataan sementara, ada dua dusun yang terdampak. Yaitu, Dusun Kepunten. Ada tiga rumah yang rusak. Lokasi paling parah di Dusun Malangbong. Kurang lebih 20 rumah warga terdampak. "Mayoritas genting bangunan hilang. Kami belum menemukan bangunan ambruk," jlentrehnya.

Tidak hanya rumah, lingkungan dua desa itu juga porak-poranda. Puluhan pohon di tepi jalan tumbang. Kabel listrik putus tak kuasa menahan kencangnya angin.

Bambang menjelaskan, saat ini desa masih melakukan pendataan. Petugas desa dibantu warga melihat kerusakan. Data itu nantinya akan disampaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Untuk sementara, warga bergotong-royong membenahi rumah yang rusak. Atap rumah yang amblas ditutup genting. "Agar rumah tidak rusak diguyur hujan," ucapnya.

Amukan puting beliung juga terjadi di Desa Kajeksan. Angin kencang itu merobohkan satu rumah. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sekretaris Desa Kajeksan Suprapto mengatakan, desa masih melakukan pendataan bangunan yang terdampak. Hasil sementara, ada satu bangunan rumah yang ambruk. "Selain itu banyak atap rumah yang amblas," jelasnya.

Suprapto menambahkan, meski rusak, warga tidak ada yang mengungsi. Atap yang amblas segera diganti.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dwidjo Prawito mengatakan, BPBD dan relawan sudah bergerak ke lapangan. Tim gabungan tersebut melakukan pendataan. "Kami memastikan jumlah rumah yang rusak," jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya itu mengatakan, kota delta memang memiliki potensi bencana. Yaitu puting beliung dan banjir. Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyiapkan petugas lapangan. "Kami minta warga juga siaga," jelasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Senin, 14 Oktober 2019 10:04 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Rayap, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesa (KBBI), mengandung dua arti. Pertama, rayap adalah serangga (seperti semut) berwarna putih tidak bersayap. Kedua, rayap berarti orang yang mengeruk kantong orang lain.Dalam berbagai ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...