Selasa, 12 November 2019 22:31

Kemaluan Ditendang, Seorang Suami di Sidoarjo Kalap Bunuh Istri Siri Pakai Palu

Selasa, 13 November 2018 21:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Kemaluan Ditendang, Seorang Suami di Sidoarjo Kalap Bunuh Istri Siri Pakai Palu
Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Selain dilatarbelakangi cemburu, pemicu pembunuhan Junisah (37), warga Desa Jati Makmur RT 06 RW 02, Kecamatan Sogon, Brebes, disebabkan karena kemaluan pelaku ditendang oleh korban saat cekcok di kos kawasan Desa Kedungturi RT 08 RW 04, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

"Menurut saksi, saat cekcok, kemaluan pelaku ditendang oleh korban. Karena di dekatnya ada martil (palu), pelaku langsung mengambil martil tersebut kemudian spontan dipukulkan ke kepala korban hingga tewas," cetus Kapolresta Sidoarjo, AKBP Zain Dwi Nugroho, Selasa (13/11).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, status pelaku Sugiyono (47), warga Bangunasri RT 09 RW 02, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan dengan korban merupakan suami siri (yang sebelumnya diberitakan suami). Mereka hidup di sebuah kos kawasan Desa Kedungturi RT 08 RW 04, Kecamatan Taman, Sidoarjo sudah 3 bulan.

"Sudah tiga bulan tinggal di Sidoarjo, mereka berpindah-pindah, sebelumnya kos di sebelah kosnya yang sekarang, di kawasan situ juga. Jadi yang di kos terakhir ini sudah 3 bulanan," terangnya.

Di sebuah kos, mereka tidak hanya tinggal berdua. Ada dua anak yang masih kecil, namun belum diketahui apakah kedua anak tersebut anak dari korban atau anak dari pelaku. 

"Masih belum bisa kami mintai keterangan, karena pelaku masih syok," jlentrehnya.

Dia juga menambahkan bahwa beberapa saksi di lokasi, tidak hanya sekali mendengar korban dan pelaku cekcok yang dilatarbelakangi cemburu. "Jadi tidak hanya sekali ini saja, beberapa saksi juga sering mendengar keributan di sebuah kos yang ditinggali pasangan siri tersebut," terangnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dan 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara. 

"Pelaku masih diperiksa di Polsek Taman. Untuk rekontruksinya, nanti segera kita gelar untuk mengetahui seperti apa kejadian aslinya," pungkasnya. (cat/ian) 

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Sabtu, 02 November 2019 09:18 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...