Selasa, 17 September 2019 08:26

Kemaluan Ditendang, Seorang Suami di Sidoarjo Kalap Bunuh Istri Siri Pakai Palu

Selasa, 13 November 2018 21:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Kemaluan Ditendang, Seorang Suami di Sidoarjo Kalap Bunuh Istri Siri Pakai Palu
Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Selain dilatarbelakangi cemburu, pemicu pembunuhan Junisah (37), warga Desa Jati Makmur RT 06 RW 02, Kecamatan Sogon, Brebes, disebabkan karena kemaluan pelaku ditendang oleh korban saat cekcok di kos kawasan Desa Kedungturi RT 08 RW 04, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

"Menurut saksi, saat cekcok, kemaluan pelaku ditendang oleh korban. Karena di dekatnya ada martil (palu), pelaku langsung mengambil martil tersebut kemudian spontan dipukulkan ke kepala korban hingga tewas," cetus Kapolresta Sidoarjo, AKBP Zain Dwi Nugroho, Selasa (13/11).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, status pelaku Sugiyono (47), warga Bangunasri RT 09 RW 02, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan dengan korban merupakan suami siri (yang sebelumnya diberitakan suami). Mereka hidup di sebuah kos kawasan Desa Kedungturi RT 08 RW 04, Kecamatan Taman, Sidoarjo sudah 3 bulan.

"Sudah tiga bulan tinggal di Sidoarjo, mereka berpindah-pindah, sebelumnya kos di sebelah kosnya yang sekarang, di kawasan situ juga. Jadi yang di kos terakhir ini sudah 3 bulanan," terangnya.

Di sebuah kos, mereka tidak hanya tinggal berdua. Ada dua anak yang masih kecil, namun belum diketahui apakah kedua anak tersebut anak dari korban atau anak dari pelaku. 

"Masih belum bisa kami mintai keterangan, karena pelaku masih syok," jlentrehnya.

Dia juga menambahkan bahwa beberapa saksi di lokasi, tidak hanya sekali mendengar korban dan pelaku cekcok yang dilatarbelakangi cemburu. "Jadi tidak hanya sekali ini saja, beberapa saksi juga sering mendengar keributan di sebuah kos yang ditinggali pasangan siri tersebut," terangnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dan 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara. 

"Pelaku masih diperiksa di Polsek Taman. Untuk rekontruksinya, nanti segera kita gelar untuk mengetahui seperti apa kejadian aslinya," pungkasnya. (cat/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...