Kamis, 24 Januari 2019 10:34

Tol Jembatan Suramadu Digratiskan, Gubernur Soekarwo Pastikan BPWS Bubar

Kamis, 08 November 2018 23:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Tol Jembatan Suramadu Digratiskan, Gubernur Soekarwo Pastikan BPWS Bubar
Dr. Soekarwo, Gubernur Jatim memberi keterangan kepada pers usai sidang paripurna. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Digratiskannya tol Jembatan Suramadu oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tidak hanya memberi dampak pada penyeberangan pelabuhan Ujung Kamal Surabaya saja. Tetapi juga berdampak pada pengembangan sisi Surabaya dan Madura. Mengingat Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dipastikan bubar dengan sendirinya.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menegaskan, dengan dibebaskannya tarif tol Jembatan Suramadu, maka tidak ada lagi peran BPWS untuk memajukan Suramadu. Mengingat, tidak ada pengelolaan pengembangan sisi Surabaya dan Madura. Sementara untuk sumber daya manusianya yang bekerja di BPWS akan diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Selesai dengan sendirinya tugas BPWS. Tidak ada pengelolaan, apa yang dikelola," kata pejabat yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Kamis (8/11).

Pakde Karwo menambahkan, untuk perawatan jalan Jembatan Suramadu akan ditangani oleh Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional VIII. Pemprov Jatim tidak mau menanggung biaya perawatan jalan tersebut.

Pemprov Jatim juga tidak akan memberi subsidi bagi pengusaha pelayaran pelabuhan Ujung Kamal. Maka, pemerintah pusat harus memberi subsidi agar para pengusaha penyeberangan diberi subsidi karena sepi penumpang.

"Setiap ada perubahan maka akan dampak juga yang berubah. Sementara tidak ada subsidi dari pemprov. Silakan pusat," tegasnya.

Mantan Sekdaprov Jatim itu menjelaskan, jika terjadi kecelakaan di Jembatan Suramadu, maka bisa dilakukan penutupan sementara lajur kendaraan roda empat sisi kanan atau kiri.

"Kalau ada kecelakaan ada dua lajur sisi satu motor dan mobil. Jadi empat lajur," pungkas pejabat asal Madiun ini. (mdr)

BERITA VIDEO: Tuntut Pilpres 2019 Ada Calon Independen, Inilah Sosok yang Diusung "Tikus Pithi"
Kamis, 03 Januari 2019 13:53 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tikus Pithi, kelompok massa yang menggelar demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi, Kamis (3/1) menuntut agar di Pilpres 2019 kali ini ada calon independen, alias nonparpol.Saifuddin, Korlap Tikus Pithi Ka...
Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Suparto Wijoyo
Rabu, 23 Januari 2019 10:48 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAMPAI saat ini masih banyak pihak yang meramaikan debat capres-cawapres 17 Januari 2019 sambil menanti hadirnya agenda serupa 17 Februari 2019. Debat itu seolah tidak lapuk oleh hujan nan tiada kering oleh panas, seterik ap...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...