Minggu, 21 April 2019 15:51

Tol Jembatan Suramadu Digratiskan, Gubernur Soekarwo Pastikan BPWS Bubar

Kamis, 08 November 2018 23:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M Didi Rosadi
Tol Jembatan Suramadu Digratiskan, Gubernur Soekarwo Pastikan BPWS Bubar
Dr. Soekarwo, Gubernur Jatim memberi keterangan kepada pers usai sidang paripurna. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Digratiskannya tol Jembatan Suramadu oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tidak hanya memberi dampak pada penyeberangan pelabuhan Ujung Kamal Surabaya saja. Tetapi juga berdampak pada pengembangan sisi Surabaya dan Madura. Mengingat Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dipastikan bubar dengan sendirinya.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menegaskan, dengan dibebaskannya tarif tol Jembatan Suramadu, maka tidak ada lagi peran BPWS untuk memajukan Suramadu. Mengingat, tidak ada pengelolaan pengembangan sisi Surabaya dan Madura. Sementara untuk sumber daya manusianya yang bekerja di BPWS akan diatur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Selesai dengan sendirinya tugas BPWS. Tidak ada pengelolaan, apa yang dikelola," kata pejabat yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Kamis (8/11).

Pakde Karwo menambahkan, untuk perawatan jalan Jembatan Suramadu akan ditangani oleh Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional VIII. Pemprov Jatim tidak mau menanggung biaya perawatan jalan tersebut.

Pemprov Jatim juga tidak akan memberi subsidi bagi pengusaha pelayaran pelabuhan Ujung Kamal. Maka, pemerintah pusat harus memberi subsidi agar para pengusaha penyeberangan diberi subsidi karena sepi penumpang.

"Setiap ada perubahan maka akan dampak juga yang berubah. Sementara tidak ada subsidi dari pemprov. Silakan pusat," tegasnya.

Mantan Sekdaprov Jatim itu menjelaskan, jika terjadi kecelakaan di Jembatan Suramadu, maka bisa dilakukan penutupan sementara lajur kendaraan roda empat sisi kanan atau kiri.

"Kalau ada kecelakaan ada dua lajur sisi satu motor dan mobil. Jadi empat lajur," pungkas pejabat asal Madiun ini. (mdr)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Yogi Indra Pratama
Jumat, 19 April 2019 21:53 WIB
Oleh: Yogi Indra Pratama, ST.,MT.*Istilah golput atau golongan putih pertama kali muncul pada tahun 1971. Pada masa itu, golput merupakan suatu bentuk gerakan protes yang dikumandangkan oleh pemuda dan mahasiswa dengan datang ke TPS untuk mencob...
Jumat, 19 April 2019 22:40 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesung...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...