Selasa, 14 Juli 2020 16:27

Gandeng Unisla, Polres Lamongan Gelar Seminar Bahaya HTI

Jumat, 02 November 2018 18:42 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Nur Qomar hadi
Gandeng Unisla, Polres Lamongan Gelar Seminar Bahaya HTI
AKBP Feby DP Hutagalung, Kapolres Lamongan memberi paparan.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Polres Lamongan bekerja sama dengan Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar seminar dan sosialisasi bahaya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Jum'at (2/11) siang di Gedung Olahraga Unisla.

Kapolres Lamongan AKBP Feby D. P. Hutagalung menegaskan, keberadaan HTI memicu kerusuhan di mana-mana bahkan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain. Mereka tega membunuh saudara sesama muslim dengan alasan yang mereka benarkan.

"Kita semua mempunyai tanggung jawab yang sama tentang bahaya HTI. Sehingga harus memberikan pemahaman pada masyarakat terkait hal tersebut. Agar tidak semakin me luas" ungkap Feby.

Feby menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk menangkal dan menghapus paham HTI di Lamongan, karena sudah jelas HTI ingin merubah dasar dan sistem negara di Indonesia.

"Sampai saat ini Lamongan masih kondusif dan tidak begitu signifikan perkembangannya, meskipun masih ada informasi beberapa masyarakat yang terlibat" jelasnya.

Salah satu mantan aktivis HTI Dr. Ainur Rofiq Al Amin dalam paparannya mengajak masyarakat untuk cerdas menerima informasi melalui media sosial. Karena saat ini di situ banyak orang yang berlagak pintar, namun komentarnya tidak rasional.

"Jangan bermedsos terlalu gila, diskusi tidak rasional, seakan akan paling mengetahuinya. Namun ketika ditantang ketemu langsung tidak ada yang berani," terangnya

Rofiq menegaskan, kami tidak pernah sepakat bendera bertuliskan kalimat tauhid dipolitisasi dengan mengatasnamakan agama, kemudian digunakan untuk kekerasan apalagi dijadikan dalil pembenaran membunuh sesama muslim, seperti yang telah terjadi di beberapa negara timur tengah.

"Saya keluar dari HTI, setelah saya lebih banyak membaca buku, berdiskusi, dan membaca sejarah dan sebab yang disebabkan oleh gerakan ini. Dan ternyata banyak bertentangan dengan nilai Islam dan ideologi Indonesia," tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua MUI Lamongan KH. Aziz Choiri, Rektor Unisla Bambang Eko, Ketua PC NU Lamongan, Dr. Supandi, PC. Ansor dan Banser serta perwakilan organisasi Mahasiswa. (qom/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...