Jumat, 20 September 2019 05:14

Ngebut Saat Berkendara, Pemotor di Merakurak Tewas di Kolong Mobil

Jumat, 12 Oktober 2018 20:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Ngebut Saat Berkendara, Pemotor di Merakurak Tewas di Kolong Mobil
Petugas saat melakukan olah TKP.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Seorang pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan di bawah kolong mobil pick up pengangkut jerami setelah terlibat kecelakaan di pertigaan jalan Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jumat (12/10).

Korban diketahui bernama Agus Sugeng Supriyanto (35), warga desa setempat. 

AKP Simon Triyono, Kapolsek Merakurak, Polres Tuban menjelaskan, peristiwa maut di jalanan kampung itu berawal saat Agus mengendarai sepeda motor tanpa adanya nomor polisi (Nopol) berjalan dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Saat hendak berbelok ke utara di jalan menikung tajam, korban tetap ngebut.

Sementara dari arah berlawanan melaju mobil pick up nopol S 8231 HF pengangkut jerami yang dikemudikan oleh Ali Imron (35) warga desa setempat. Lantaran kaget dengan munculnya kendaraan tersebut, korban terjatuh dan masuk ke dalam kolong mobil.

"Pengendara sepeda motor itu dari atas (barat), saat itu berjalan kurang hati-hati. Kemudian dari arah berlawanan terdapat pick up yang mengangkut jerami," terangnya.

Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor yang kondisinya tak standar itu langsung tewas di TKP karena mengalami luka parah pada bagian kepalanya lantaran benturan keras dengan mobil pengangkut jerami itu.

"Korban meninggal dunia di lokasi dan saat ini sudah dievakuasi dari TKP untuk dibawa ke rumah sakit. Kita bersama dengan anggota Unit Laka Lantas telah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kejadian itu," tambah AKP Simon.

Sementara itu, sejumlah keluarga dari korban yang tewas dalam kejadian itu langsung menangis hiteris di tengah jalan saat mengetahui Agus telah meregang nyawa di jalan kampung itu. Sedangkan petugas kepolisian yang berada di TKP berusaha menenangkan warga lantaran sempat terjadi ketegangan. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...