"Setelah berhasil masuk, mereka mencongkelnya dengan linggis dan membawa kabur uang Rp 407.401.700. Untuk mengelabuhi perusahaan dan petugas, mereka juga sempat merusak CCTV yang berada di lokasi," jlentrehnya.
Kepada petugas, Budi Gunawan Ari mengaku bahwa gaji di perusahaan tersebut kurang. Pria yang penuh tato di tangannya itu mengaku hanya digaji Rp 70 ribu per hari. Sedangkan kesehariannya bertugas sebagai mengirim barang sekaligus menagih dan membawa hasil tagihan.
"Tugas kami mengirim barang sekaligus menagih atau membawa uang tagihannya. Kemudian kami setor ke kasir. Bayaran cuma Rp 70 ribu sehari. Kami mencuri uang di brankas, karena tahu lokasinya ketika menyetor uang hasil pengiriman barang," terang Budi.
Sementara itu, Angga, supervisor perusahaan mengaku senang dengan kinerja polisi atas tertangkapnya para pelaku. Betapa tidak, uang yang dicuri dapat terselamatkan dan tidak kurang suatu apapun. Selain itu, dua pelaku tersebut tidak punya permasalahan dengan perusahaan.
"Saya tidak mengira kalau pelakunya pegawai sendiri. Saya mewakili perusahaan berterima kasih atas kinerja polisi," pungkasnya. (cat/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




