Selasa, 23 Juli 2019 15:53

Ciptakan Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk, Polres Pasuruan Adakan Istighosah Akbar

Jumat, 28 September 2018 21:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Andi Fachrudin
Ciptakan Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk, Polres Pasuruan Adakan Istighosah Akbar
Istighosah Akbar yang digelar di halaman Mapolres Pasuruan, Kamis (27/09/2018) kemarin. foto: ANDI F/ BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - KH Ahmad Muwafiq berpesan kepada semua masyarakat yang ada di Pasuruan untuk selalu menjaga kebaikan bangsa di masa politik seperti ini.

Hal itu disampaikannya saat memberikan tausiah dalam acara istighosah akbar yang diselenggarakan Polres Pasuruan di halaman Mapolres setempat, Kamis (27/9/2018) malam.

Acara ini diikuti sekitar 10.000 orang lebih. Mereka berkumpul menjadi satu untuk memanjatkan doa dan memohon agar pelaksanaan kontestasi politik, baik pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres) 2019 sukses dan lancar.

Selain masyarakat umum, acara ini juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan. Ada Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, dan lainnya.

Ia juga meminta bangsa Indonesia khususnya di Pasuruan untuk menjaga keselamatan berbangsa di masa politik. Jangan sampai, di masa politik seperti ini, sejumlah bangsa memanas dan menimbulkan perpecahan.

"Jangan ikut panas. Kalau bisa masa politik seperti ini dibuat adem. Sukseskan masa politik yang aman, damai dan sejuk. Jangan saling serang, jangan saling hujat dengan cara-cara konyol. Apalagi dengan kemajuan teknologi di zaman sekarang. Berita tidak benar dengan mudahnya tersebar. Makanya harus berhati-hati, jangan mudah percaya dan kalau bisa tidak terprovokasi," katanya.

Ia menjelaskan, pilihan itu boleh berbeda. Memilih pun juga bukan hal yang mudah. Tapi, Allah pernah menyampaikan dalam Al-qu'ran, jika perbedaan itu wajar karena dari perbedaan itu bisa saling mengenal satu sama lain.

Dijelaskan dia, di masa sekarang ini, banyak yang salah kaprah. Perbedaan dijadikan alasan utama untuk tidak rukun, dan menjadi pemicu untuk permusuhan. Padahal, perbedaan itu indah dan hak semua orang untuk menentukan pilihan.

"Tapi, sekali lagi saya menegaskan, jangan mengolok-olok Pak Jokowi, atau Pak Prabowo untuk Pilpres 2019, dan berlaku untuk calon-calon lainnya. Karena terbawa emosi politik, membuat meme yang menjatuhkan salah satu calon. Percayalah, capres atau caleg itu putra terbaik bangsa," tambahnya.

Bahkan, ia pun juga meminta kepada pihak kepolisian jika memang ada pihak yang sekiranya bisa memprovokasi dan mengganggu jalannya Pileg atau Pilpres untuk ditangkap.

"Misal ada yang membuat meme dengan mengolok-ngolok bangsa atau capres, bahkan pancasila, ditangkap saja. Atau perbuatan-perbuatan lainnya," jelas dia.

Selain memberikan tausiah, Gus Muwafiq, juga memimpin doa bersama. Bersama 10.000 lebih yang hadir, semuanya berdoa dan bermunajat bersama. Harapannya, doa ini bisa menyelamatkan dan menjaga suasana politik di Pasuruan agar tetap aman, damai dan sejuk.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono menegaskan, jika pihaknya memang sudah siap mengamankan Pileg dan Pilpres 2019. Kata dia, segala persiapan sudah dilakukan. Sudah ada poin-poin yang akan dikerjakan untuk menjaga dan menciptakan Pileg dan Pilpres 2019 aman, damai dan sejuk.

"Kami belajar dari Pilbup kemarin. Caranya mungkin tetap sama, kami akan koordinasi dengan semua pihak, ulama, umaro dan mengedepankan sinergitas tiga pilar plus, TNI, Polisi, pemerintah, bawaslu dan kpu. Semoga Pileg dan Pilpres di Pausuran aman, damai dan sejuk," katanya usai kegiatan.

Mantan Kapolres Lumajang ini menjelaskan, tantangan ke depan ini sangat luar biasa, apalagi di musim kampanye seperti ini. Namun, ia menegaskan jika pihaknya siap menghadapi tantangan. Serangkaian kegiatan untuk menjaga keamanan selama masa pileg dan pilpres akan dilakukan secara bertahap.

"Untuk nengantisipasi penyebaran hoax dan sebagainya kami sudah punya tim. Kami sudah siapkan tim cyber patrol untuk meminimalisir penyebaran hoax dan sejenisnya. Kami juga mohon dukungan kepada semua pihak, ulama, umaro dan masyarakat untuk ikut menjaga suasana kontestasi politik tetap aman, damai dan sejuk," tutupnya. (psr4/par/rev)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...