Selasa, 25 September 2018 22:56

Wali Kota Surabaya Hadiri Atraksi Merpati Putih Rontokkan 73 Hebel

Minggu, 19 Agustus 2018 21:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Wali Kota Surabaya Hadiri Atraksi Merpati Putih Rontokkan 73 Hebel
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat foto bersama para anggota Merpati Putih. Foto: dok merpati putih for bangsaonline

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Surabaya Dr Ir Tri Rismaharini, MT menghadiri "Atraksi Semarak Serentak Merpati Putih untuk Indonesia Jaya" bertempat di halaman depan Ciputra World, Jl Mayjen Sungkono No 89 Surabaya, Minggu (19/8) pagi.

Dalam sambutannya, Tri Rismaharini mengingatkan kepada para pendekar agar tidak mengikuti beladiri Pencak Silat hanya untuk gagah-gagahan. Ia juga berpesan agar ilmu pencak silat yang dimiliki tidak digunakan untuk menganiaya sesama yang notabene adalah sesama bangsa sendiri.

"Kalau memiliki kemampuan lebih seperti Pencak Silat Merpati Putih harus dipakai untuk melindungi diri serta orang lain yang membutuhkan. Sekali lagi saya sampaikan bahwa atraksi ini bukan ajang untuk pamer kekuatan," kata Risma, sapaan wali kota Surabaya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam beladiri pencak silat, khususnya Perguruan Pencak Silat (PPS) Beladiri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih (MP) ini memiliki potensi besar untuk bela negara supaya berjaya. Karena menurutnya, banyak potensi yang dimiliki oleh Merpati Putih yang belum banyak orang yang tahu.

Ketua Cabang PPS Betako Merpati Putih Cabang Surabaya Ir Ary Koesdianto, SH menerangkan potensi yang dimaksudkan itu. Selain untuk beladiri, prestasi dan menjaga kesehatan, MP juga bisa dipakai sebagai pengobatan penyakit tanpa obat, juga bisa membantu para tuna netra dalam membaca.

"Kemampuan MP hingga bisa sampai mendeteksi korban tanah longsor yang terjadi di Bogor Jawa Barat beberapa waktu yang lalu," terang Mas Ari, sapaannya. 

Ary menegaskan bahwa Merpati Putih dalam melakukan atraksi tidak menggunakan jampi-jampi atau semacamnya. 

"Ini murni mengolah kanuragan, olah penafasan," tegasnya.

Atraksi kali ini melibatkan 200 pesilat Merpati Putih dari beberapa Kolat (kelompok latihan) Cabang Surabaya. Mulai dari Kolat Jl Semarang,  PCI, Unair, ITS, Untag, Armatim, Marinir,  Satpol PP serta Kolat Cabe Rawit. Sedangkan cabang dari luar Surabaya yang turur mendukung atraksi ini yakni dari Cabang Malang (Kolat alap-alap Kostrad), Kota Malang, dan Kabupaten Probolinggo. 

Pematahan stang pompa dragon oleh 180 pesilat MP secara bergelombang mengawali atraksi yang digelar secara serentak ini.

Kemudian mewakili cabang masing-masing, 17 pesilat melakukan pematahan benda keras 45 sasaran  berupa tumpukan plat besi, stang pompa dragon rangkap tiga lebih, cor beton, balok es hingga hebel (bata ringan). Hanya sekali tebas, tumpukan benda-benda keras tersebut hancur berkeping-keping seperti kerupuk.

Puncak atraksi tersebut adalah dengan menghancurkan tumpukan hebel sebanyak 73 buah oleh Letkol (P) Bagus Badari Amarullah. Jumlah hebel sebanyak itu sengaja ditentukan sesuai dengan peringatan Kemerdekaan RI yang ke-73, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus (Jumat) lalu.

Sebelum dilakukan atraksi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini didaulat menjadi Anggota Kehormatan PPS Betako Merpati Putih Cabang Surabaya. Hal itu ditandai dengan penyerahan seragam perguruan oleh ketua cabang Merpati Putih Surabaya kepada wali kota yang juga alumni MP Kolat Unair ini.

Hadir jauh-jauh dari pulau seberang, Wakapolres Sumenep Kompol Sutarno, S.Sos yang ikut memeriahkan acara dengan berhasil mematahkan tumpukan cor beton sebanyak 10 buah.

Untuk diketahui, atraksi Semarak Serentak Merpati Putih untuk Indonesia Jaya ini dilakukan secara serentak di delapan kota besar se-Indonesia seperti Kota Mimika Raya, Makassar Raya, Surabaya Raya, Solo Raya, Banyumas Raya, Cirebon Raya, Bandung Raya dan Jakarta Raya. 

Delapan kota besar ini melambangkan urutan bulan kemerdekaan yang jatuh pada bulan Agustus, yakni 8. Sedangkan 17 pesilat dan 45 sasaran tersebut di atas melambangkan tanggal dan tahun kemerdekaan negara Republik Indonesia. (ian/rev)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...