Sabtu, 19 Oktober 2019 12:42

Begini Cara Polres Pasuruan Sebar 'Virus' Asian Games ke Masyarakat

Jumat, 10 Agustus 2018 23:04 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Andy Fachrudin
Begini Cara Polres Pasuruan Sebar
Kapolres Pasuruan saat menyalakan Api Obor pembuka Asian Games Mini di halaman Mapolres Pasuruan. Foto: ANDY F/BANGSAONLINE

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Meski perhelatan Asian Games 2018 baru akan dilaksanakan pada 18 Agustus mendatang, tetapi Polres Pasuruan punya perhelatan unik yang dinamai Asian Games Mini, Jumat (10/08/2018) sore. 

Acara ini dibuka secara langsung oleh Sekda Kabupaten Pasuruan Agus Sutiadji, didampingi Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Mulliadi dan undangan lainnya.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono menjelaskan bahwa kegiatan ini diberi embel-embel mini, karena semuanya memang mini. Mulai dari para atlet, lokasi penyelenggaraan, hingga waktu yang digunakan untuk menggelar perhelatan terbesar se-Polres Pasuruan itu.

Dikatakan mini, sebab para peserta Asian Games Mini adalah para atlet Kabupaten Pasuruan yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) sederajat. Mereka berkompetisi dalam beberapa cabang olahraga, di antaranya lari, lompat jauh, karate, sepak takraw, panahan, dan sepak bola.

Tak hanya itu saja, venue pertandingan yang biasanya dilaksanakan di GOR atau lapangan berkapasitas ribuan penonton, justru hanya digelar di halaman Mapolres Pasuruan untuk semua cabang olahraga. Dan yang terakhir adalah waktu pertandingan yang disingkat hanya dalam waktu dua jam saja.

Meskipun mini, Asian Games Mini ala Polres Pasuruan dibuat sama persis dengan upacara Pembukaan Asian Games pada umumnya. Salah satunya adalah ketika menghadirkan atlet yang membawa obor untuk kemudian diberikan kepada Presiden di negara penyelenggara. 

Kali ini, atlet yang dipercaya membawa obor adalah Nurvina Hardiningtyas, atlet Karate Pasuruan yang memiliki segudang prestasi, seperti Juara I kata beregu junior p1 Asia Yogyakarta Start University Cup Yogjakarta, Juara I kata perorangan junior Kejurda Jatim, Juara III kata perorangan junior Piala Mendagri di Lampung dan sederetan penghargaan lainnya.

Dari pantauan di lapangan, Nurvina menyerahkan obor kepada Kapolres Raydian, untuk kemudian obor tersebut dinyalakan bersama-sama Dandim Mulliadi, Sekda Agus serta Wakapolres, Kompol Herlina. Setelah obor menyala, seketika bersamaan dengan itu adalah pelepasan balon ke udara sebagai tanda dimulainya Asian Games Mini 2018.

Menurut Kapolres Raydian, tujuan dilaksanakannya Asian Games Mini 2018 tak lain untuk bisa menyebarkan demam Asian Games kepada seluruh masyarakat, utamanya anak-anak di Kabupaten Pasuruan. Apalagi Indonesia adalah Tuan Rumah Penyelenggaraan event olahraga terbesar se-Asia itu.

“Kalau orang sedang demam, maka harus secepatnya dicarikan obat. Tapi demam ini adalah demam positif yang harus terus disebarkan hingga mewabah ke seluruh penjuru tanah air, salah satunya kepada masyarakat di wilayah hukum Kami,” kata Raydian, sesaat setelah Pembukaan Asian Games Mini selesai dilaksanakan.

Ditambahkannya, dengan digelarnya Asian Games Mini 2018, diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme serta meningkatkan kemampuan seluruh atlet Kabupaten Pasuruan di bidang olahraga.

“Ada rasa kebanggaan dalam diri kita ketika Indonesia menjadi Tuan Rumah Asian Games seperti tahun 1962 silam. Dan semoga dengan menjadi tuan rumah, juga diikuti dengan raihan prestasi yang gemilang, hingga pernah menjadi peringkat 2 se-Asia,” jelasnya.

Sementara itu, dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, Indonesia meraih Juara Umum. Hal itu ditandai dengan pengalungan medali serta pengibaran bendera merah putih plus berkumandangnya lagu Indonesia Raya. (psr4/par/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...