Selasa, 23 Oktober 2018 00:38

Kiai Kampung Lumajang Sayangkan PBNU Terlibat Politik Praktis

Kamis, 09 Agustus 2018 13:08 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Imron
Kiai Kampung Lumajang Sayangkan PBNU Terlibat Politik Praktis
KH. Ahmad Dahlan Basuni, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum.

LUMAJANG, BANGSAONLINE.Com - Keterlibatan Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) dalam politik praktis disesalkan beberapa kiai sepuh. Termasuk di Lumajang, KH. Ahmad Dahlan Basuni, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pulosari ini menyayangkan sikap pengurus inti PBNU yang tidak netral soal dukung mendukung calon wakil presiden (cawapres).

Di sela-sela kesibukannya, KH. Ahmad Dahlan menyatakan bahwa dirinya mencermati pejabat PBNU yang angkat bicara soal Cawapres. "Saya sangat menyayangkan sikap mereka," ujarnya.

KH. Ahmad Dahlan mengingatkan agar PBNU lebih fokus terhadap program keumatan. Berupa pemberdayaan, ekonomi, dan peningkatan pendidikan. "Harusnya mereka mengayomi umat dan tidak boleh NU ngurusi soal politik praktis," tegasnya.

Ditanya salah satu kandidat calon cawapres yang akan disandingkan dengan Jokowi, KH. Ahmad Dahlan menyatakan, bahwa Mahfud MD merupakan salah satu kader NU.

"Kalau urusan Pak Mahfud MD sudah jelas kader NU dan orang NU tulen. Beliau adalah orang kepercayaan Gus Dur. Masa ada orang Madura yang bukan NU," candanya.

Bagi orang Madura, kata dia, Presiden Indonesia tetap Bung Karno. Sedangkan Jokowi cuma sebatas penerus yang memang pantas didampingi Mahfud dalam Pemilihan Presiden tahun 2019.

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Polusari berdiri mulai tahun 1930. Ponpes yang berada di Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Kota Lumajang ini merupakan salah satu ponpes tertua di Lumajang. Hingga saat ini ponpes tersebut tetap eksis dan telah menelurkan santri berkualitas yang tersebar di Indonesia. (ron/rd)

Suparto Wijoyo
Rabu, 17 Oktober 2018 11:08 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DARI Malang menuju Bekasi. Begitulah aksi KPK dalam melakukan gerakan senyap OTT yang melibatkan para bupati kedua daerah itu. Simbul para koruptor kian menjalar dari daerah ke daerah untuk merapatkan barisan sambung-meny...
Sabtu, 20 Oktober 2018 19:42 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Menjadi viral saat ada rombongan umrah menyanyikan lagu Ya Lal Wathan, termasuk yang memb...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 29 September 2018 09:57 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 04 Oktober 2018 13:39 WIB
PACITAN, BANGSAONLINE.com - Gua Jenggung, begitulah nama yang diberikan kepada gua yang baru ditemukan di Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.Saat melihat keindahan stalaktit maupun stalagmit di dalam Gua Jenggung, laksana berlibur ke T...